Jumat, 19 Jun 2026 03:14 WIB

Tolak Omnibus Law

14 Orang Tersangka Demo Rusuh Surabaya, Parang hingga Molotov Disita

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 09 Okt 2020 20:09 WIB
Polrestabes Surabaya tetapkan 22 orang jadi tersangka demo rusuh
Polrestabes Surabaya tetapkan 22 orang jadi tersangka demo rusuh

jatimnow.com - Polisi mengamankan 253 orang yang diduga terlibat kerusuhan dalam demo tolak Omnibus Law di beberapa titik di Surabaya. Dari jumlah itu, 14 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

253 orang itu diamankan Polrestabes Surabaya dalam kerusuhan demo pada Kamis (8/10/2020) di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo; Jalan Pahlawan, Jalan Yos Sudarso hingga Jalan Basuki Rahmat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir menyebut, dari 14 orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu, dua orang dilimpahkan ke Polda Jatim. Rinciannya, 9 tersangka masih di bawah umur, sisanya berstatus dewasa.

Dari tangan para tersangka, Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya menyita sebilah parang, tiga buah molotov, satu botol berisi pertalite dan puluhan batu paving dan batu bata.

"Di sini kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kemudian tetap tunduk terhadap hukum formil terkait penindakan hukum terhadap anak-anak. Kami juga mengedepankan diversi bagi tersangka anak-anak ini," ungkap Isir, Jumat (9/10/2020).

Isir menambahkan, untuk 231 anak-anak yang sempat diamankan untuk dimintai keterangan dipulangkan ke orangtuanya masing-masing setelah diberi pembinaan terlebih dahulu.

"Jadi kami data dulu dan akan kami berikan pembinaan termasuk memberikan imbauan kepada para orangtua agar membekali anak-anaknya dengan tindakan positif. Mengawasi pergerakan anak-anaknya agar tidak ikut-ikutan melakukan tindakan yang merugikan bahkan berdampak hukum," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Isir menegaskan bahwa timnya akan memburu aktor intelektual penggerak massa perusuh yang didominasi oleh anak-anak tersebut. Dan hingga saat ini masih akan terus dilakukan pendalaman.

"Ini masih akan terus diselidiki, didalami. Yang pasti akan kami kejar. Siapapun yang berbuat rusuh di Surabaya akan kami tindak tegas. Kami tidak akan mundur, demi warga Kota Surabaya," pungkasnya.

Sementara Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menyebut bahwa dua tersangka yang dilimpahkan ke Polda Jatim ada pelaku perusakan mobil Tim Resmob Jogoboyo atau Jatanras.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Yang kami tangani beberapa di antaranya adalah pelaku perusakan mobil Patwal Polres Gresik, yang memukuli Kapolsek Genteng dan Kanit Jatanras," tandas dia.

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.