Kamis, 11 Jun 2026 07:56 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Guru PAUD di Surabaya Mengeluh, Ini Respon Machfud Arifin

Silaturahim Himpaudi dengan Calon Wali Kota Surabaya, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin
Silaturahim Himpaudi dengan Calon Wali Kota Surabaya, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin

jatimnow.com - Himpunan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) di Surabaya mengeluhkan kecilnya jasa pelayanan (jaspel) tenaga pendidik para guru PAUD.

Guru PAUD hanya menerima jaspel Rp 250 ribu per bulan dari Pemkot Surabaya. Uang jaspel mereka bahkan tidak sama dengan Jaspel Pos PAUD Terpadu (PPT).

Baca Juga: Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Ini Pesan Gubernur Khofifah

"Untuk sekarang kesenjangan jaspel sudah ada gap antara PPT di Balai RW yang terima Rp 400 ribu per bulan, sementara kita kelompok bermain dan TK yang notabene kerjanya lebih panjang, apalagi harus S1 PAUD, hanya dapat Rp 250 ribu per bulan," ujar Ketua Himpaudi Surabaya, Agus Setiyono saat silaturahmi dengan Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Kamis (8/10/2020).

Menurut Agus, guru PAUD selama ini dinomor sekiankan oleh Pemkot Surabaya atau Dinas Pendidikan Surabaya. Setiap kali Himpaudi mengadakan acara, wali kota Surabaya atau kepala dinas pendidikan tidak pernah datang.

"Paling yang datang hanya sekelas kasi atau kabid, kalau wali kota atau kadisnya ngak pernah. Sedangkan di daerah lain itu bupati atau wali kotanya datang, kita juga mau audisensi juga ngak pernah diterima," ungkapnya.

Karenanya, Haimpaudi menginginkan adanya perubahan di Surabaya. Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MAJU) diyakini mampu mengayomi guru-guru PAUD se-Surabaya.

"Saya yakin MAJU bisa membawa perubahan, kan sudah terbukti sepak terjang Pak Machfud selama di kepolisian," ujarnya.

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Machfud Arifin-Bayu Airlangga Lawan Berat Eri-Armuji

Machfud Arifin menerima keluhan para guru PAUD se-Surabaya dan menurutnya menjadi bahan evaluasi ke depan.

"Kesejahteraan para guru PAUD harus bisa dijamin oleh Pemkot," tegas Machfud.

"Mau pakai tempat acara Himpaudi nggak pernah dikasih, diundang nggak datang. Ini harus menjadi bahan evaluasi," imbuhnya.

Alumni SMPN 1 Surabaya ini menilai peran guru PAUD sangat urgen untuk anak-anak Surabaya.

Baca Juga: Machfud Arifin Ikhlas dan Doakan Eri Cahyadi-Armudji

"Mereka pembina untuk anak-anak usia emas Surabaya, makanya kesejahteraannya harus diperhatikan," tukas arek Ketintang Suroboyo ini.

Lita Machfud Arifin yang ikut hadir dalam pertemuan itu mengaku tujuan MAJU dalam Pilwali Surabaya hanya ingin membantu masyarakat tempat kelahiran Machfud Arifin.

"Tidak lagi ngejar jabatan karena sudah jadi Kapolda tiga kali, juga tidak alasan ekonomi karena kami punya bisnis sendiri, tapi hanya ingin membantu masyarakat Surabaya," ujarnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.