Sabtu, 20 Jun 2026 03:32 WIB

Tolak Omnibus Law di Probolinggo, Hujan Batu hingga Rusak Pagar DPRD

Polisi berlindung dari hujan batu yang dilempar pendemo di Probolinggo
Polisi berlindung dari hujan batu yang dilempar pendemo di Probolinggo

jatimnow.com - Aksi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja juga terjadi Kabupaten Probolinggo, Kamis (8/10/2020).

Mereka berdemo di depan Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo yang berada di Jalan Panglima Sudirman.

Baca Juga: Hak 255 Guru Madrasah Probolinggo Cair Usai Mengendap 8 Tahun

Para mahasiswa yang tergabung terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMII) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Probolinggo.

Dalam aksinya, mereka membawa poster penolakan dan replika keranda mayat.

Aksi demo para mahasiswa itu memanas dan ricuh. Selain membakar sejumlah poster yang dibawa, mereka juga merusak pagar gedung DPRD serta melempari batu. Petugas terlihat mengamankan para pendemo.

Salah satu koordinator aksi dari perwakilan PMII, Sholehuddin mengatakan hujan batu dan perusakan itu saat pihak perwakilan tengah negosiasi dengan wakil rakyat di dalam gedung dewan.

Baca Juga: Marinir Gelar Baksos di Bromo, Warga Tengger Terbantu

"Nampaknya di luar para mahasiswa terjadi bentrok dengan aparat. Bahkan dari perwakilan tiga OKP ada yang mengalami luka-luka," jelasnya.

Sementara itu, ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo mengatakan telah menerima perwakilan dari mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya.

"Namun diluar gedung DPRD terjadi kericuhan massa, ini baru pertama kali terjadi dalam aksi demo di Probolinggo," ujarnya.

Baca Juga: Kronologi Meninggalnya 1 Tahanan Politik di Rutan Medaeng Surabaya

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.