Tolak Omnibus Law di Probolinggo, Hujan Batu hingga Rusak Pagar DPRD
- Penulis : Mahfud Hidayatullah
- | Kamis, 08 Okt 2020 17:08 WIB
jatimnow.com - Aksi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja juga terjadi Kabupaten Probolinggo, Kamis (8/10/2020).
Mereka berdemo di depan Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo yang berada di Jalan Panglima Sudirman.
Baca Juga: Hak 255 Guru Madrasah Probolinggo Cair Usai Mengendap 8 Tahun
Para mahasiswa yang tergabung terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMII) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Probolinggo.
Dalam aksinya, mereka membawa poster penolakan dan replika keranda mayat.
Aksi demo para mahasiswa itu memanas dan ricuh. Selain membakar sejumlah poster yang dibawa, mereka juga merusak pagar gedung DPRD serta melempari batu. Petugas terlihat mengamankan para pendemo.
Salah satu koordinator aksi dari perwakilan PMII, Sholehuddin mengatakan hujan batu dan perusakan itu saat pihak perwakilan tengah negosiasi dengan wakil rakyat di dalam gedung dewan.
Baca Juga: Marinir Gelar Baksos di Bromo, Warga Tengger Terbantu
"Nampaknya di luar para mahasiswa terjadi bentrok dengan aparat. Bahkan dari perwakilan tiga OKP ada yang mengalami luka-luka," jelasnya.
Sementara itu, ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo mengatakan telah menerima perwakilan dari mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya.
"Namun diluar gedung DPRD terjadi kericuhan massa, ini baru pertama kali terjadi dalam aksi demo di Probolinggo," ujarnya.
Baca Juga: Kronologi Meninggalnya 1 Tahanan Politik di Rutan Medaeng Surabaya


URL : https://jatimnow.id/baca-30379-tolak-omnibus-law-di-probolinggo-hujan-batu-hingga-rusak-pagar-dprd