Selasa, 16 Jun 2026 00:54 WIB

Tolak Omnibus Law di Malang, Motor Polisi dan Mobil Satpol PP Dibakar

Mobil patwal Satpol PP yang dibakar
Mobil patwal Satpol PP yang dibakar

jatimnow.com - Kericuhan terjadi dalam aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Kota Malang, Kamis (8/10/2020).

Unjuk rasa hingga kini masih berlangsung di sekitar gedung DPRD Kota Malang atau bundaran Tugu Malang. Beberapa motor milik kepolisian dan 1 mobil patwal Satpol PP di Jalan Majapahit, Kota Malang dibakar massa.

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

Baca juga: Demo Mahasiswa Tolak Omnibus Law di Malang Ricuh, Bus Polisi Dirusak

Begitu juga bus Polres Batu juga dirusak. Sedangkan gedung DPRD rusak dan banyak coretan kata-kata kotor memenuhi dinding.

Koordinator Publik Safety Center (PSC) 119 Kota Malang, Dhana Setyawan menerangkan pihaknya menolong beberapa korban luka ringan dan berat. Tetapi ia mengaku tidak bisa merinci berapa jumlah total korban kericuhan.

"Kami sempat menolong beberapa korban dari pihak demonstran dan mahasiswa yang mengalami luka. Korban luka ringan kita rawat dan luka berat langsung dibawa ke RSSA. Rinciannya berapa jumlah korban saya lupa, soalnya tadi sempat mundur dan menjauhi lokasi bentrok karena petugas juga ikut terkena imbas gas air mata," jelas Dhana.

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Dalam unjuk rasa tambah dia, total ada 12 unit ambulans turun ke lokasi untuk merawat korban luka-luka.

 

Wakil Ketua III DPRD Kota Malang, Rimzah menyayangkan adanya pengerusakan dari pihak pengunjuk rasa. Ia mengatakan jika DPRD siap mendengar aspirasi mereka.

Baca Juga: Diskon Iuran 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang Incar Sektor Informal

"Kami sangat menyayangkan, padahal kami siap menerima dan mendengarkan aspirasi mahasiswa atau buruh," keluh politisi Gerindra ini.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.