Jumat, 19 Jun 2026 07:22 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Bantuan Beras untuk Warga Surabaya Diminta Tak Dijadikan Alat Politik

Ilustrasi beras (Foto: Republika/Yasin Habibi)
Ilustrasi beras (Foto: Republika/Yasin Habibi)

jatimnow.com - Kementerian Sosial (Kemensos) akan membagikan bantuan beras untuk warga Surabaya. Sebelum pembagian beras bantuan tersebut, Mensos Juliari Batubara terlebih dahulu bertemu Wali Kota Tri Rismaharini (Risma) di rumah dinas.

Ketua Lembaga Transformasi (Letram), Moch Mubarok Muharam mengatakan, program bantuan sosial itu bagus. Namun tidak bagus kalau program bantuan dari pemerintah itu dijadikan alat politik.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Apalagi pembagian beras untuk bulan Agustus, September dan Oktober itu diakumulasi bersamaan dengan masa kampanye Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Ada dua pasangan calon (paslon) di Pilwali Surabaya 2020, yaitu Eri Cahyadi-Armudji (Erji) yang diusung PDIP dan Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MAJU) yang diusung koalisi 8 partai, PKB, PAN, Gerindra, Demokrat, PPP, NasDem, Golkar dan PKS.

Sedangkan Mensos Juliari Batubara merupakan Politisi PDIP dan pernah menjadi Wakil Bendahara PDIP Tahun 2010. Begitu pula Wali Kota Risma yang juga menjabat pengurus DPP PDIP.

"Tidak bagus program bantuan apapun dari pemerintah dipolitisasi oleh siapa pun, kapan pun, di mana pun. Jadi kalau program ini untuk kepentingan rakyat, ya harus ditempatkan sebagaimana keinginan rakyat. Sebagaimana sesuai dengan aturan yang berlaku," terang Mubarok, Selasa (6/10/2020).

Mubarok menambahkan, penyerahan bantuan sosial yang terpenting adalah sesuai peraturan yang berlaku, beretika dan jangan sampai timbul persepsi dan menimbulkan konflik, menimbulkan pemikiran yang tidak baik.

"Jangan sampai program ini menimbulkan kecurigaan yang dipenuhi dengan nuansa politik dan sebagainya," ungkap Mubarok.

Menurutnya, pemerintah harus hadir dan menjadi kewajiban untuk memenuhi kebutuhan warganya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Kalau negara tidak benar memberikan hak-hak rakyat dengan benar melalui bantuan itu, tidak memberikan hak rakyat sebagaimana mestinya, maka negara sama saja melanggar konstitusi," ujarnya.

Kepala Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang ini menyebut, Bawaslu harus turut serta mengawasinya, agar bantuan dari program pemerintah tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik di Pilwali Surabaya 2020.

"Apapaun aktivitasnya, dilaksanakan siapa pun, apa pun, apalagi mempersepsikan ada dimensi pendulum atau bandul politiknya, ya mereka (Bawaslu) harus mengawasi," pintanya.

Mubarok menegaskan, Bawaslu sebagai aparat negara yang mengawasi penyelenggara pemilu supaya tidak ada kecurangan, tidak ada pelanggaran. Termasuk mengawasi program bantuan beras dari Kemensos untuk masyarakat miskin.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Bawaslu, KPU, memposisikan sebagai aparatur negara, bukan aparatur pasangan calon (calon wali kota dan wakil wali kota) tertentu, bukan aparat yang menjadi kekuatan politik tertentu," paparnya.

Rencananya, Mensos Juliari Batubara melakukan kunjungan kerja di Surabaya, Rabu (7/10/2020). Setelah tiba dari Juanda, Mensos makan siang di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya.

Kemudian Mensos menuju tempat koordinasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Bantuan Sosial Beras. Mensos dan rombongan melanjutkan perjalan untuk menghadiri acara penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Indonesia Pusat Surabaya, Jalan Kebon Rojo.

Sebelum kembali ke Jakarta, Mensos dan rombongan menghadiri Kantor Kecamatan Gayungan dalam rangka Luanching Bantuan Sosial Beras KPM PKH.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.