Minggu, 21 Jun 2026 13:03 WIB

Begal Payudara Masih Gelap, Kini Muncul Teror Alat Kelamin di Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 06 Okt 2020 13:25 WIB
Tangkapan layar tulisan seorang perempuan di Ponorogo jadi korban teror alat kelamin
Tangkapan layar tulisan seorang perempuan di Ponorogo jadi korban teror alat kelamin

jatimnow.com - Setelah kasus begal payudara tidak kunjung terungkap atau masih gelap, kini seorang wanita di Ponorogo kembali mengaku menjadi korban teror pria yang mengeluarkan alat kelamin.

Peristiwa itu disebut terjadi di Jalan Gondosuli, Kelurahan Nologaten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Postingan yang diupload oleh Instagram @Ponorogo.update, berisi screenshot direct message (DM) ig oleh si wanita kepada admin.

"Assalamualaikum min. Sebelumnya mohon sensor nama saya ya min. Saya ingin membagikan cerita yang kurang mengenakkan. Kejadian ini terjadi di siang hari sekitar pukul 13.30 siang.

Saya melewati jalan gondosuli bagian utara. Jalan yang ada makamnya itu. Ada seorang cowok yang sengaja MEMAMERKAN ALAT KELAMINNYA. Dia duduk di motor nya entah dia bapak bapak atau orang muda saya gak tau karena nggak jelas tertutup helm. Menggunakan jaket biru Donker.

Saya sebenarnya sudah dua kali mendapati hal seperti itu dijalan yang sama yaitu di situ. Terutama bagi cewek yang sendiri lebih baik jangan lewat situ karena jalanan situ sangat rawan. Dan mohon berhati hati. Apakah ada korban lain, selain saya. Tolong bantu di kolom komentar. Atau ada warga sekitar daerah yang ada di vidio saya tolong ditingkatkan keamanannya. Semoga pelaku segera kembali ke jalan yang benar".

Postingan itu mendapati 2.806 like dan 199 komentar.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Salah satu netizen mengaku mengalami hal serupa. @arethasyailendra berkomentar Walaaah. Moso sik enek tekan saiki. Padahal ket jaman aku SMA mbiyen wes enek lho miin. Kan sekolah aku Sma Bakti gek otomatis Iek olahraga ning stadion nglewati njero dalan kuburan kunu gek mesthi enek ngno kui yoan mangkane Iek budal mlaku malih bareng-bareng mergo wedi Iek dewe. koncoku tau digujer wong ngno kui pas jarak e rodok adoh soko liyane. Kui pas th 2007

(Wah masih ada sampai sekarang. Padahal dari jaman saya SMA dulu sudah ada. Saya sekolah di SMA Bakti. Jadi olahraga di stadion/dekat lokasi. Pasti ada orang menunjukkan alat kelamin. Sehingga kami memilih jalan bareng-bareng. Temen Saya pernah dipegang pelaku waktu berjalan sendiri. Itu kejadian tahun 2017)

Astagflrullah... jadi keinget kejadian beberapa tahun lalu, siang hari lagi ke terminal Seloaji,.jemput temen. Aku nunggu di luar pagar sebelah utara, terus gak lama dari aku dateng ada bapak-bapak datang naik mtor pake helm dan celana pendek. Aku mainan hp, dia markir motor.di sebelah kananku.jarak 2 meter an. Gelagatnya aneh, Senyam senyum, pas aku nengok dengan PD nya dia nunjukin itu. Pdahal jarak 5meter an ada gerombolan tukang ojek juga, tp bener2 nekat sih itu org, ga waras. Langsung aku buru2 masuk ke dalem terminal. Amit2 jangan sampe ketemu manusia model begitu Iagi. Temen2 cewe, tetep hati2 yaa," tulis akun @galerimoo

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kapolsek Ponorogo Kota, AKP Haryo Kusbiantoro mengaku telah mengetahui informasi tersebut karena menjadi viral di media sosial (medsos). Ia menyebut, pihaknya belum menerima laporan dari korban.

"Belum ada laporan resmi dan kami sudah melakukan patroli di lokasi. Ini tadi ndak ada orangnya," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.