Senin, 22 Jun 2026 13:34 WIB

Terkendala Lahan, Pembangunan Puskesmas II Bumiaji Diundur

jatimnow.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Batu membangun Pusksesmas II Bumiaji dipastikan mundur dari target.

Awalnya rencana harus terealisasi pada Tahun 2021. Karena terkendala lahan, rencana itu akan terealisasi pada Tahun 2022.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari mengatakan sebelumnya Bapelitbanda Kota Batu sudah membuat kajian pembangunan di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.

Tapi karena Tanah Kas Desa (TKD) tidak boleh dialihkan atau dihibahkan terlebih dijualbelikan, Pemkot Batu harus mencari solusi lain.

"Tidak mungkin memaksakan kehendak, malah nanti bisa melanggar aturan. Solusinya yaitu membeli lahan di sekitaran Desa Tulungrejo. Sebenarnya kami DPRD setuju adanya pembangunan, tapi bagaimana lagi dalam aturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor 1 tahun 2016 tentang pengelolaan aset desa tidak diperbolehkan," katanya, Senin (28/8/2020).

Alasan kenapa tetap di Desa Tulungrejo bukan di desa lain? Khamim menjawab jika kajian Bapelitbangda berbunyi di Desa Tulungrejo, tidak di desa yang lain dengan luas lahan mencapai 2000 meter persegi.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Semoga segera ada solusi, supaya pada tahun ini Detail Enginering Desain (DED) rampung, dan pembangunan segera terlaksana pada 2021. bisa beroperasi atau berfungsi pada tahun 2022 mandatang," ujar dia.

Senada, anggota Komisi C DPRD, Rudi menguraikan tujuan koordinasi mendorong pemkot segera merealisasikan pengadaan lahan.

Pembangunan puskesmas sangat diperlukan warga Kecamatan Bumiaji sesuai kebutuhan kesehatan masyarakat bisa terlayani dengan maksimal.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Selama ini warga Bumiaji hanya dilayani oleh satu puksesmas, tak sebanding dengan jumlah masyarakat. Kedepan, puksesmas baru bisa menjangkau pelayanan lebih luas ke desa-desa sekitar.

Sesuai data, dalam sehari Puskesmas Bumiaji I harus melayani 250 pasien setiap hari dan dipastikan pelayanan kurang maksimal.

"Pembangunan ini sangat diperlukan, sesuai kajian sudah memenuhi misal kebutuhan masyarakat, posisi geografis, cakupan serta jangkauan pelayanan, ketersediaan yutilitas, dan sebagainya," katanya.

Sementara itu Kepala Bapelitbangda Kota Batu, Susetya Herawan hingga kini belum bisa dikonfirmasi. 
 
 
 
Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.