Sabtu, 20 Jun 2026 17:28 WIB

Kartu Keluarga Jadi Bungkus Tempe di Ponorogo, Ini Kata Dispendukcapil

Tangkapan layar foto KK jadi bungkus tempe
Tangkapan layar foto KK jadi bungkus tempe

jatimnow.com - Unggahan akun Hery Pradana RI di grup Facebook Info Cegatan Wilayah Ponorogo (ICED) membuat heboh terkait Kartu Keluarga (KK) dijadikan bungkus tempe.

Pemilik akun menulis, KK yang dijadikan pembungkus tempe tersebut asli karena disertai stempel. Unggahan ini pun langsung mendapat respon beragam dari warganet dan mendapat 770 like serta 330 komentar.

Baca Juga: 11 Ribu Pemilih Pemula Ponorogo Belum Rekam Data e-KTP

Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo, Herry Sutrisno mengaku informasi yang disampaikan sangat berharga. Ia mengaku telah menugaskan tim yang berkompeten untuk menelusuri lokasi ditemukannya KK itu.

"Akan kita lihat keabsahan dokumennya seperti apa. Apakah memang KK asli atau bagaimana," katanya, Sabtu (26/9/2020).

Ia menyebut, penerbitan dokumen KK mengalami beberapa kali perubahan. Jika dulu KK dicetak di kertas security paper dengan gambar garuda rangkap 4.

"1 asli, 3 arsip. Arsip di kecamatan, dukcapil dan desa. Kalau memang yang viral itu asli, ini pasti yang membawa penduduk yang bersangkutan," ujar dia.

Disebutkannya, sejak 1 Juli 2020, atas dasar Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 109 Tahun 2019, sekarang dokumen apapun selain KTP elektronik dan KIA itu bisa dicetak mandiri dengan kertas putih HVS.

Baca Juga: Dear Warga Ponorogo! Ini Aturan Baru Pencatatan Nama di Dokumen Pendudukan

"Saya jamin semakin hari legalitas terlindungi tapi dengan melayani cepat, gratis dan mudah kepada masyarakat," terangnya.

Ia menyebut, kertas yang beredar dipakai bungkus tempe itu bisa jadi kemungkinannya kalau dokumen asli di tangan penduduk yang bersangkutan.

"Ini masih kita telusuri, tapi kemungkinan besar itu bukan dokumen aslinya," lanjutnya.

Jika itu fotokopi, maka bisa saja beredar kemana-mana karena untuk mengurus keperluan warga.

Baca Juga: Dispendukcapil Ponorogo Buka Pos Pengaduan Pendaftar CPNS 2019

"Si lembaga bisa meminta melampirkan fotokopi. Itu bisa jadi dan lembaga itu menyimpan. Misal lembaga A meminta fotokopi sehingga banyak arsip," jelasnya.

Ia memastikan jika tidak akan bisa digunakan untuk apa-apa meski tertera NIK dan nomor KK. Pasalnya untuk akses penggunaan NIK itu ada prosedurnya.

"Yang bisa menggunakan NIK itu pasti punya username dan sidik jarinya. Username itu saya tidak tahu, itu diberikan secara rahasia oleh Dirjen Dukcapil, kepada petugas ini lah yang mengetahui kode rahasia," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.