Jumat, 19 Jun 2026 08:56 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Machfud Arifin-Mujiaman Orasi Politik di Dekat Makam Sawunggaling

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 24 Sep 2020 20:08 WIB
Paslon nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman orasi politik di dekat makam Raden Sawunggaling, Surabaya
Paslon nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman orasi politik di dekat makam Raden Sawunggaling, Surabaya

jatimnow.com - Setelah mendapatkan nomor urut 2, Pasangan Calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno langsung melakukan orasi politik.

Sebelum itu, paslon yang diusung koalisi 8 partai, PKB, PAN, Gerindra, Demokrat, PPP, NasDem, Golkar dan PKS serta satu partai pendukung dari Perindo tersebut lebih dulu berziarah di Makam Raden Sawunggaling di Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Selepas berziarah, Machfud Arifin-Mujiaman langsung menyapa para pendukungnya yang sudah menunggu dibawa panggung. Dengan semangat, dalam orasinya didampingi Mujiaman, Machfud Arifin berjanji akan menyejahterakan warga Surabaya.

"Saya sebenarnya tidak ada kepikiran mencalonkan sebagai wali kota. Saya purna dari kepolisian dan saya berpikir sudah saatnya istirahat. Tapi banyaknya dukungan dan dorongan maju pilwali, membuat saya berpikir ulang. Saya maju ini ya karena dukungan dari para tokoh dan warga Surabaya. Inilah yang disebut jalan pengabdian," ungkap Machfud Arifin, Kamis (24/9/2020).

"Saya ingin mengabdi kepada masyarakat Surabaya. Mudah-mudahan pengabdian saya dan Pak Mujiaman bermanfaat bagi seluruh warga. Saya berkomitmen tanpa berhitung-hitung dalam berbuat kebaikan," tambahnya.

Paslon nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman orasi politik di dekat makam Raden Sawunggaling, SurabayaPaslon nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman orasi politik di dekat makam Raden Sawunggaling, Surabaya

Pria asli Ketintang, Surabaya itu menyatakan jika di Surabaya masih banyak permasalahan atau persoalan. Seperti halnya surat ijo, tempat tinggal yang layak bagi warga hingga kesejahteraan.

"Pemkot harus hadir saat warga membutuhkan. Kalau kami jadi wali kota, kami akan bekerja untuk menuntaskan persoalan Surabaya. Sudah saatnya Surabaya berdaulat di wilayah sendiri. Sudah saatnya warga Surabaya dapat tempat tinggal yang layak. Bukan jadi tamu, bukan jadi penumpang yang membayar tanah yang disewanya di kota kelahiran sendiri. Warga harus makmur, sejahtera dan bahagia," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selain itu, kemiskinan juga masih menjadi persoalan mendasar. Masih banyak warga miskin, tempat tinggal tidak layak dan kumuh.

"Semua berimajinasi, kota adalah tempat yang maju, nyaman berkeadilan. Faktanya warga miskin kota masih memenuhi kota di pinggiran dan bahkan ada yang di tengah kota. Banyak tempat tinggal mereka yang tidak layak, kumuh, sempit dan roboh," papar Machfud Arifin.

"Mirisnya lagi, saya melihat masih ada warga Surabaya yang masih tidur dan bertempat tinggal di kuburan, jalanan hingga kolong jembatan. Ini yang nantinya menjadi perhatian kami," sambung mantan Kapolda Jatim ini.

Paslon nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman berziarah di makam Raden Sawunggaling, SurabayaPaslon nomor urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman berziarah di makam Raden Sawunggaling, Surabaya

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Machfud Arifin juga berjanji persoalan tersebut akan dituntaskan jika terpilih menjadi wali kota Surabaya. Menurutnya, warga Surabaya harus tinggal dengan nyaman. Kesehatan terjamin, kesejahteraan, pendidikan bagus hingga jenjang tinggi.

Apalagi terhadap anak-anak muda di Surabaya. Sebab di tangan mereka adalah masa depan Surabaya. Anak-anak muda harus mendapat akses pendidikan yang berkualitas. Jangan sampai nantinya mereka tidak dapat posisi strategis.

"Jangan sampai juga warga asing dapat posisi strategis. Pemkot Surabaya harus memastikan kesejahteraan warga Surabaya. Itu sangat penting. Kesejahteraan dan kemakmuran adalah kewajiban kita. Dengan dua kaki dan dua jari melangkah bersama, coblos nomor 2. Nomor 2 pasti juara," ucap Machfud Arifin menutup orasinya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.