Senin, 15 Jun 2026 11:21 WIB

Pilkada Kota Pasuruan 2020

Soal Ijazah Jadi Polemik, Ini Kata Tim Teno dan Gus Ipul

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 17 Sep 2020 17:08 WIB
Teno (kiri) dan Gus Ipul
Teno (kiri) dan Gus Ipul

jatimnow.com - Ijazah SMA yang dipakai bakal calon wali kota (bacawali) Raharto Teno Prasetyo dan bacawali Saifullah Yusuf atau Gus Ipul untuk mendaftar ke KPU di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pasuruan mendapat tanggapan dari masing-masing tim pemenangan.

Teddy Armanto, Sekretaris Tim Pemenangan Raharto Teno Prasetyo-Hasjim Asjari mengatakan jika pemakaian ijazah SMA yang dipakai adalah hal yang sah.

Baca Juga: Khofifah, Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul Ikuti Salat Id di MAS

Baca juga: Soal Ijazah Jadi Polemik, Teno dan Gus Ipul Ditantang Buka-bukaan

"Kalau syarat pendaftaran bapaslon di KPU, itu kan cukup ijazah SMA. Jadi memang tidak ada persoalan. Kalau untuk penggunaan ijazah terakhir dan sebagainya, itu wewenang bacalon sendiri," jelas Teddy, Kamis (17/9/2020).

Sedangkan Ketua Pengarah Tim Pemenangan Gus Ipul-Adi Wibowo, Ismail M Hasan juga menilai penggunaan ijazah SMA sebagai syarat pendaftaran yang dipakai Gus Ipul tidaklah menjadi masalah dan diterima oleh KPU.Tim pemenangan Gus Ipul-Adi pun bersedia jika masyarakat ingin menelisik jejak rekam pendidikan.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Tidak ada yang perlu dibuka sebenarnya di pasangan calon kami. Tapi kalau itu memang mau dilihat, ya boleh-boleh saja kalau dari kita," kata Ismail.

Seperti diketahui, Raharto Teno memiliki gelar Sarjana Teknik (ST) dan Doktorandus (Drs) untuk Gus Ipul.

Baca Juga: Puluhan Gedung Sekolah Rakyat Permanen di Jatim Selesai Dibangun Tahun Depan

Sebelumnya, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pijar, Lujeng Sudarto meminta kedua bacawali melakukan pembuktian terbalik untuk menepis isu yang berkembang tersebut.

"Kita menginginkan demokratisasi di Pilkada Kota Pasuruan tidak disuguhi hoaks, fitnah atau semacam polemik-polemik yang tidak menyehatkan. Baru kali ini kita mendengar ada polemik ijazah dan sebagainya. Menurut saya, kedua calon itu harus berani melakukan pembuktian terbalik. Lebih transparan. Warga nanti tidak dihadapkan seperti memilih kucing dalam karun," kata Lujeng.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.