Selasa, 16 Jun 2026 02:51 WIB

Mengenal Lili, Atlet Cilik Lemkari asal Kota Probolinggo

Lili Indah Maharani (tengah) atlet cilik Lemkari asal Kota Probolinggo
Lili Indah Maharani (tengah) atlet cilik Lemkari asal Kota Probolinggo

jatimnow.com - Ketua Dewan Guru Lembaga Karate Do Indonesia (Lemkari), Shuseki Sihan William Mantiri mengaku kagum dengan skil beladiri Lili Indah Maharani (6), atlet cilik Lemkari asal Kota Probolinggo.

Kemampuan teknik beladiri Lili dilihat langsung Shuseki dalam invitasi atlet Lemkari di Gedung Olahraga (GOR) Kedopok Kota Probolinggo, Minggu (13/9/2020).

Baca Juga: Raperda Keolahragaan Jawa Timur dan Ujian Tata Kelola Olahraga yang Berkeadilan

"Saya tadi menyaksikan langsung. Ini masih anak-anak namun dia punya potensi besar dengan modal keberaniannya. Ini perlu terus dikembangkan. Kalau dikawal terus, atlet cilik ini bisa menjadi atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional," ungkap William.

William menambahkan, dengan keinginan para atlet untuk terus berlatih, maka otomatis para pelatih akan bisa mengantarkan atlet-atlet menjadi berprestasi.

"Saya berpesan kepada para pelatih untuk tetap gigih dalam mendidik para atlet," jelasnya.

Lili Indah Maharani, atlet cilik Lemkari asal Kota ProbolinggoLili Indah Maharani, atlet cilik Lemkari asal Kota Probolinggo

William juga pemerintah terus mendukung para atlet yang berpotensi. Sehingga semangat para atlet bisa terbangun.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

"Kalau dia manjadi atlet berprestasi, maka nama baik daerahnya secara otomatis akan terangkat," tambah William.

Sementara Lili merupakan atlet cilik asal Jalan Tabita Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

"Anaknya ini memang berani. Bahkan dia dalam kesehariannya sudah mulai mandiri," ungkap Sriana, ibunda Lili.

Menurut Sriana, ketertarikan Lili mengikuti beladiri ini bermula dari dirinya. Sebab dalam keluarganya memang banyak yang ikut karate.

Baca Juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

"Dia minta sendiri untuk ikut dan belajar beladiri. Bahkan dia sering kali mendapat penghargaan di even pertandingan di dalam karate Lemkari baik di tingkat daerah maupun di Jatim," tuturnya.

Sriana berharap semoga potensi yang dimiliki anaknya bisa mengantar anaknya itu menjadi atlet berprestasi.

"Saya hanya bisa berdoa dan mendukung kemauannya. Apalagi kegiatan olahraga beladiri merupakan kegiatan positif," sambungnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.