Jumat, 12 Jun 2026 21:59 WIB

Komplotan Bandit Pecah Kaca Mobil yang Beraksi di Ponorogo Diringkus

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 01 Sep 2020 15:15 WIB
Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis menginterogasi salah satu bandit pecah kaca mobil
Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis menginterogasi salah satu bandit pecah kaca mobil

jatimnow.com - Komplotan bandit pecah kaca mobil yang beraksi di Jalan KBP Duryat, Kelurahan Mangkujayan, Kabupaten Ponorogo akhirnya terungkap. Empat dari lima pelaku diringkus polisi.

Dalam aksinya, komplotan bandit ini berhasil menggondol uang Rp 170 juta dalam mobil milik korban yang saat itu terparkir di warung makan JTV jalan tersebut.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca di Mrican Kediri Dibekuk, Tas Digondol Saat Korban Makan Sate

"Komplotan ini ada lima orang. Satu pelaku masih kami buru, empat berhasil kami tangkap. Dari empat pelaku, kami tangani satu, ditangani Polres Sragen dua dan Polres Banyumas satu pelaku," ujar Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis, Selasa (1/9/2020).

Aziz menambahkan, perburuan terhadap komplotan ini dimulai sejak laporan korban atas kejadian 18 Agustus 2020 lalu.

"Saat melakukan aksi di Ponorogo, mereka berhasil menggondol uang tunai sebesar Rp 170 juta milik warga Kertosari yang sedang makan siang di lokasi," tambahnya.

Baca juga:  Bandit Pecah Kaca Mobil Beraksi di Ponorogo, Uang Rp 170 Juta Raib

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Dalam pemeriksaan terungkap peran masing-masing pelaku. Ada yang bertugas sebagai eksekutor, ada pula yang menjadi joki. Sedangkan lainnya bertugas mengecoh perhatian juru parkir yang ada di lokasi.

"Kalau yang ditangkap di Ponorogo berinisial MM, warga Sampang, Madura. Tugasnya sebagai joki," jelas Alumni Akpol Tahun 2002 ini.

Aziz mengungkapkan bahwa timnya berhasil mengidentifikasi para pelaku setelah mempelajari rekaman CCTV yang didapat di sekitar lokasi.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Dari identifikasi itu kami kemudian berkoordinasi dengan polres lain. Dan ternyata komplotan ini juga teridentifikasi di Sragen dan Banyumas, Jawa Tengah," paparnya.

Dalam aksinya, komplotan ini terlebih dahulu hunting mencari sasaran para nasabah bank yang terpantau sedang mengambil uang cash dalam jumlah besar. Setelah sasaran keluar dari bank, mereka membuntutinya. Setelah korban lengah, mereka kemudian beraksi.

"Mereka memecah kaca mobil menggunakan pecahan busi. Mereka belajar secara otodidak dari media sosial," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.