Sabtu, 13 Jun 2026 05:00 WIB

Pengakuan Jujur Pemilik Rumah Bung Karno di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 31 Agu 2020 19:03 WIB
Rumah Bung Karno di Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Rumah Bung Karno di Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jamila, pemilik rumah kelahiran presiden pertama Soekarno atau Rumah Bung Karno menyatakan jika rumahnya itu telah dibeli Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Rumah di Jalan Peneleh Gang Pandean IV Nomor 40, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, tidak diberikan cuma-cuma. Namun untuk angka nominal harganya, ia enggan mengungkapkan dengan dalih masih proses.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Iya dibeli (Pemkot Surabaya), tapi masih proses. Itu kan yang ngurus semua keponakan saya, sekarang ada di Jakarta," ungkap Jamila saat ditemui jatimnow.com, Senin (31/8/2020).

Jamila mengaku, proses pembelian rumahnya itu dilakukan sebelum tanggal 17 Agustus 2020. Dan ketika serah terima kepada Wali Kota Risma di rumahnya, itu hanya secara simbolis.

Baca juga: Rumah Bung Karno di Surabaya Dibeli Sekitar Rp 1,2 Miliar

"Urusannya itu sebelum Agustus. Cuma kan kemarin itu pas acara Agustus, otomatis kan izin untuk penyerahan secara simbolis. Diresmikan gitu, artinya secara simbolis ada," jelasnya.

Berapa nilai pembeliannya?

"Kalau masalah nilai, kita mohon maaf. Karena kan masih proses. Tapi kalau dibeli Pemkot (Surabaya) benar," jawabnya.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Apakah benar di atas Rp 1 Miliar?

"Iya, itu. Pokoknya ya itu sudah dibeli Pemkot, tapi masih proses," sebutnya.

Jamila mengatakan bahwa dirinya adalah tangan keempat (sebelumnya ditulis tangan ketiga) sebagai pemilik rumah kelahiran Bung Karno itu.

Ia berasal dari Kalimantan, namun lahir di Surabaya. Sebelum tinggal di rumah itu, ia menetap di kawasan Ampel Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Keluarga aslinya Kalimantan. Tapi sudah lama di sini (Surabaya). Saya nempati rumah ini kurang lebih sudah 30 tahun," katanya.

"Jadi kami tidak banyak tahu asal usulnya, cerita sebelumnya itu gimana kami tidak tahu. Bagaimana rupa rumahnya kami juga tidak tahu. Kita pindah sudah seperti ini," tambah Jamila.

Ia mengaku, saat ini dirinya masih berusaha mencari rumah lagi untuk dijadikan tempat tinggal. Namun untuk sementara, ia masih diperbolehkan untuk menempati rumah bersejarah itu.

"Iya, masih tinggal di sini sementara, sambil cari-cari rumah. Karena kan masih proses sampai selesei, jadi diizinkan tinggal di sini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.