Kamis, 18 Jun 2026 06:15 WIB

Ngaku ke Istri Kerja di Pemkot, Pria Surabaya ini Ternyata Pejambret

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 29 Agu 2020 15:35 WIB
Capture rekaman CCTV aksi pelaku menjambret di Balai Kota Surabaya
Capture rekaman CCTV aksi pelaku menjambret di Balai Kota Surabaya

jatimnow.com - Unit Resmob Polrestabes Surabaya menangkap seorang pelaku yang melakukan perampasan atau jambret. Dalam aksinya, aksi pelaku terekam kamera CCTV.

Pejambret itu adalah Agus Surip Santoso (39), warga Asem Jajar Gang 3, Tembok Dukuh, Bubutan, Surabaya. Saat disergap, ia berusaha kabur. Polisi pun memberikan tindakan tegas dengan menembak betis kakinya.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Kami tangkap yang bersangkutan ini di kawasan Sukodono, Sidoarjo setelah mendapat laporan dari korban. Tersangka ini adalah spesialis pelaku perampasan atau jambret," sebut Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana, Sabtu (29/8/2020).

Ia menjelaskan, saat melakukan aksinya pelaku hanya seorang diri. Sasarannya adalah perempuan yang jalan kaki dan jongging di kawasan Balai Kota Surabaya.

"Ngakunya sudah empat kali ini. Terakhir korbannya itu pegawai Pemkot Surabaya," jelasnya.

Empat tempat kejadian perkara (TKP) itu ada di Jalan Pacar, Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Slamet dan Jalan BKR Pelajar.

Sementara itu, dalam pemeriksaan tersangka mengaku telah melakukan aksinya tersebut sekitar setahun terakhir.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Di depan penyidik, tersangka mengaku kepada istrinya jika bekerja di Pemkot Surabaya. Saat berangkat, ia selalu memakai baju batik. Padahal itu hanya akal-akalannya saja.

"Jadi, tersangka ini sebelum beraksi selalu berpamitan ke istrinya jika kerja di Pemkot. Tapi setibanya di balai kota, ia malah menjambret, melakukan perampasan," ujar Arief.

"Tersangka ini terbilang cukup berani. Karena beraksinya di pusat kota dan di pagi hari pula. Padahal banyak orang. Saat ini kasusnya masih akan dalami lagi mencari kemungkinan korban lainnya," pungkasnya.

Sedangkan dari kasus ini, polisi mengamankan satu motor Honda Beat warna hitam bernopol L 5153 0S, helm, jaket, sandal serta bukti rekaman CCTV aksi penjambretan yang dilakukan oleh tersangka.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Polisi menjeratnya dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan atau jambret.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.