Jumat, 12 Jun 2026 01:53 WIB

RUU Cipta Kerja Dorong UMKM Serap Banyak Pekerja

UMKM Jatim/ foto dokumen
UMKM Jatim/ foto dokumen

jatimnow.com - Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk dilirik para investor asing, baik dari segi sumber daya alam, pasar yang besar dan banyaknya jumlah tenaga kerja.

Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Kristan mengatakan bangsa ini kalah bersaing dengan Vietnam dan banyak negara lain di pasar investasi.

Baca Juga: Gerai UMKM Segera Dibangun di Kawasan Gereja Merah Probolinggo

“Para investor lebih senang membuka lapangan kerja di Vietnam. Padahal kualitas tenaga kerja di Indonesia tidak terlalu berbeda dengan Vietnam. Tapi kenapa para investor luar negeri lebih melirik Vietnam? Itu tantangan yang harus dijawab pemerintah dan DPR RI dalam membahas RUU Cipta Kerja,” kata Kristan dalam siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu (29/8/2020).

Sebelumnya, ia menyampaikan pandangannya dalam sebuah diskusi bertajuk RUU Cipta Kerja dalam Perspektif Tokoh Agama, yang diselenggarakan oleh Lembaga Studi Agama dan Fillsafat (LSAF), pertengahan Agustus lalu.

Menurutnya, birokrasi dan izin usaha berinvestasi di Indonesia sangat rumit. Ketika seorang pengusaha mengajukan izin sebuah produk, ia harus menghadapi beberapa elemen birokrasi yang rumit dan lama.

Inilah alasan kenapa para investor luar negeri lebih suka berinvestasi dan membuka lapangan kerja ke Vietnam dan negara Asia Tenggara lain. Padahal, menurut Kristan, kebutuhan Indonesia pada penciptaan lapangan kerja sangat besar, baik saat ini, ataupun di masa mendatang.

"RUU Cipta Kerja hadir untuk menjawab tantangan banyaknya pengangguran. Apalagi, dalam 20 tahun ke depan, Indonesia akan mengalami puncak bonus demografi. RUU Cipta Kerja akan menjawab itu dengan menghadirkan kemudahan aturan dan birokrasi yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi seperti investasi dan kemudahan berusaha bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Investasi dan UMKM yang banyak dan produktif, akan menciptakan lapangan kerja yang luas," katanya.

Kristan, yang aktivitasnya sering bersinggungan dengan para pelaku UMKM, menyoroti poin-poin dalam RUU Cipta Kerja yang mendorong pemberdayaan UMKM. Menurutnya, RUU Cipta Kerja membuat terobosan besar dan penting dalam pemberdayaan UMKM.

Baca Juga: Modal Usaha ACC Danaku Dongkrak Omzet Kuliner di Surabaya

"Banyak teman-teman pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya kesulitan untuk pengajuan modal di bank, karena harus ada persyaratan agunan dan sebagainya. RUU Cipta kerja akan mengatasi permasalahan ini," ujar dia.

Ketika pelaku UMKM mendapatkan kemudahan dalam memulai izin usaha dan akses pada permodalan dan pemberdayaan, jumlah wirausahawan dan produktivitasnya akan meningkat, sehingga lapangan kerja baru tercipta secara lebih luas.

Selain itu, poin penting lain dalam RUU Cipta Kerja adalah jaminan perlindungan hukum yang lebih kuat bagi tenaga kerja bebas, model pekerjaan yang disukai banyak generasi muda sekarang ini.

"RUU Cipta Kerja adalah jawaban bagi generasi muda dan milenial yang lebih menyukai model kerja freelancer, yang pola waktunya fleksibel, sebagaimana juga bagi mereka yang memiliki potensi ingin mengembangkan ide-idenya dalam berwirausaha," paparnya.

Baca Juga: Dihadiri Ribuan Pengunjung, Event Karnaval SCTV 2026 Berdampak ke UMKM Jember

Menurutnya, beberapa poin dalam RUU Cipta Kerja perlu dikritisi. Meski demikian, ia mengajak semua masyarakat, khususnya generasi muda, tidak asal menolak RUU ini, namun membacanya secara seksama.

Ia menjelaskan, pada dasarnya, RUU Cipta Kerja membawa harapan akan kondisi ekonomi Indonesia yang jauh lebih baik dan terciptanya lebih banyak lapangan kerja bagi segala lapisan masyarakat.

Wakil Ketua Umum DPP KNPI, Kristan 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.