Senin, 15 Jun 2026 20:17 WIB

Penguburan Jenazah Bomber Surabaya, Kapolda: Tunggu Fatwa MUI

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin

jatimnow.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, mundurnya jadwal pemakaman jenazah pelaku bom bunuh diri yang sedia kala dijadwalkan Jumat (18/5/2018) pagi, belum dilakukan karena masih menunggu Fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Penyerahan jenazah masih menunggu surat jawaban dari MUI, terkait fatwa yang diminta oleh Walikota Surabaya bu Risma terkait adanya penolakan warga," kata Kapolda Jatim.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Upaya yang diterapkan Kapolda Jatim ini menyusul adanya penolakan pemakaman jenazah terduga teroris dari warga Surabaya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Putat Gede Surabaya kemarin.

"Kalau nanti fatwanya keluar mungkin langsung kita lanjuti. Dan kalau fatwa itu sudah keluar kita akan lakukan yang terbaik meskipun jenazah para pelaku," tutur jenderal bintang dua itu.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan tidak berani mengambil resiko karena takut terjadi gesekannya terlalu besar.

"Kalau gesekannya dengan masyarakat itu terlalu berat buat saya,” kata Risma di Convention Hall Jalan Arief Rahman Hakim, Jumat (18/5/2018).

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Oleh karena itu, Wali Kota Risma meminta solusi maupun fatwa dari MUI untuk penolakan pemakaman itu.

“Saya sudah membuat surat ke MUI, fatwanya gimana menunggu keputusan dari MUI seperti apa, baru saya berani menyampaikan ke masyarakat," imbuhnya.

Sampai saat ini, lanjut dia, pemakaman bomber itu belum bisa dimakamkan di Pemakaman Umum (TPU) Putat Gede Surabaya.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Ya sekarang kita menunggu keputusan dari fatwa MUI gimana. Karena ada sebagian warga yang menolak dan melarang, karena nggak boleh namanya bunuh diri itu," pungkasnya.

Reporter : Fahrizal Tito

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.