Rabu, 17 Jun 2026 09:45 WIB

Cerita Haru Dua Nenek di Lamongan saat Terima Bantuan dari Polwan

Wakapolres Lamongan Kompol Dies Ferra Ningtyas saat memberikan bantuan kepada Sumiati (71)
Wakapolres Lamongan Kompol Dies Ferra Ningtyas saat memberikan bantuan kepada Sumiati (71)

jatimnow.com - Dua nenek kakak beradik di Kedungpring, Lamongan ini tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya ketika mendapat bantuan dari polisi. Selama sakit, kedua nenek itu menggantungkan hidupnya dari bantuan tetangga.

Sang kakak bernama Sumiati (81) yang sudah sekitar lima tahun tidak bisa melihat dan tidak bisa berjalan. Selama hidupnya Sumiati belum pernah menikah. Dan semenjak sakit, dia menggantungkan hidupnya dari bantuan tetangga.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Sedangkan sang adik bernama Supinah (71), selama ini sering pusing dan sakit lambung. Meski begitu, dia masih bisa membantu kakaknya dalam menjalankan hidup sehari-hari. Supinah telah ditinggal suaminya meninggal dan anaknya hanya bekerja sebagai kuli bangunan di luar kota.

Kakak beradik ini hidup dalam kemiskinan di rumah masing-masing, tapi bersebelahan di sebuah lahan perkebunan. Rumah keduanya pun hanya terbuat dari bambu dan seng.

Sumiati dan Supinah menangis haru saat didatangi Wakapolres Lamongan Kompol Dies Ferra Ningtyas dan rombongan. Apalagi ketika Ferra dan rombongan polwan memberikan sejumlah bantuan untuk keduanya.

Wakapolres Lamongan Kompol Dies Ferra Ningtyas saat memberikan bantuan kepada Supinah (71)Wakapolres Lamongan Kompol Dies Ferra Ningtyas saat memberikan bantuan kepada Supinah (71)

Ferra mengatakan, dalam rombongannya itu dia juga membawa seorang dokter untuk mengecek kesehatan kedua nenek tersebut. Juga membawa sejumlah bantuan yang khusus diberikan kepada mereka.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

"Bantuan sosial ini kami lakukan dalam rangka rangkaian kegiatan HUT Polwan ke-72," ungkap Ferra.

Saat itu, Ferra menyerahkan bantuan berupa kursi roda untuk Sumiati, kasur, bantal dan guling juga badcover. Selain itu Ferra memberikan perlengkapan alat makan, pakaian, selimut hingga paket sembako berisi beras, minyak goreng, mie instan dan telor ayam.

"Kami berikan kursi roda karena melihat Ibu Sumiati tidak pernah keluar rumahnya. Kami berikan kursi roda agar Ibu Sumiati bisa menghirup udara segar," tutur Ferra.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Alumni AKPOL Tahun 2005 ini juga memberikan selimut agar Sumiati dan Supinah tidak kedinginan ketika malam datang. Sebab kakak adik itu tinggal di rumah anyaman bambu yang sudah banyak berlubang.

"Melihat keadaan kedua ibu ini, kita harus bersyukur dengan keadaan kita sekarang. Sebab ternyata masih banyak orang yang jauh kurang beruntung dibanding kita," tambahnya.

"Saya sudah dua kali ini mengunjungi mereka. Mungkin apa yang saya berikan tidak banyak membantu mereka. Namun saya berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka," tandas polisi cantik asli Surabaya ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.