Minggu, 14 Jun 2026 21:23 WIB

Polisi: Pesan Berantai Warga Madiun Siap Jadi "Pengantin Bom" Hoax

Pesan berantai yang menyebar
Pesan berantai yang menyebar

jatimnow.com - Setelah muncul kabar tentang adanya tiket kereta api jurusan Surabaya-Madiun di rumah teroris Sepanjang, Sidoarjo, warga Madiun kembali geger. Pasalnya, muncul pesan berantai tentang adanya warga Madiun yang siap menjadi pengantin pengeboman.

Adapun isi pesan berantai tersebut adalah: ijin copas, diinformasikan bahwa seorang warga Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun and SW telah siap menjadi pengantin pengeboman. Dimana SW lulusan dari SMA negeri 1 Caruban, hingga saat ini ybs tinggal di Batam. SW dg nama terbaru Abu Mustofa. Dimana SW/Abu Mustofa tinggal di Desa Luworo, jumlah keluarga 2 org, kakaknya telah menikah dan tinggal di Tulungagung. Ortunya setiap hari jualan sayur di Caruban. Setiap bulannya ybs membesuk abu bakar Ba'asyir.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Pesan berantai itu pun mendapat respon dari Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya. Ia mengaku juga mengetahui pesan berantai itu.

"Memang ada pesan berantai itu. Tapi saya pastikan itu Hoax. Masyarakat jangan mudah percayalah," kata I Made Agus Prasatya kepada jatimnow.com, Kamis (17/5/2018).

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Ia mengaku, anggotanya sudah mengecek ke rumah yang dimaksud. "Orang tuanya juga sudah kami temui dan tidak ada yang mencurigakan," katanya.

Hingga saat ini, lanjut dia, orang yang dimaksud itu tidak berada di Kabupaten Madiun. Hanya beberapa tahun sekali pulang ke Kabupaten Madiun.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

Walaupun demikian, tiga pilar Kecamatan Pilangkenceng, Madiun juga sudah membentengi agar tidak ada korban teroris di wilayah Madiun.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.