Jumat, 12 Jun 2026 18:46 WIB

Pencalonan Gus Ipul di Pilwali Pasuruan 2020 Dipertanyakan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 20 Agu 2020 13:00 WIB
Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (foto dokumen)
Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (foto dokumen)

jatimnow.com - Munculnya nama mantan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Pasuruan 2020 yang diusung koalisi PKB dan Golkar mendapat sorotan sejumlah ulama.

"Yang jelas saya agak sedikit geli. Karena Kota Pasuruan yang begitu kecil dengan 4 kecamatan, justru ada partai besar dan pemenang Pemilu 2019, malah menerjunkan tokoh nasional seperti Gus Ipul," jelas pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Metal Kota Pasuruan, KH Nur Kholis, Kamis (20/8/2020).

Baca Juga: Khofifah, Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul Ikuti Salat Id di MAS

Nur Kholis mengaku menyadari jika pencalonan Gus Ipul adalah sah-sah saja. Namun, hal tersebut akan dinilai menjadi catatan buruk bagi para politikus atau pengamat politik di Kota Pasuruan.

Sebab, sebelum nama Gus Ipul muncul, ada kader lokal PKB dan organisasi NU sudah melakukan gerakan serta mengenalkan diri ke masyarakat untuk mencalonkan diri dalam Pilwali.

Pengasuh Ponpes Metal Kota Pasuruan, KH Nur Kholis

"Ini sangat menggelikan bagi seorang politikus maupun pengamat politik. Padahal ada kader lokalnya yang sudah melakukan gerakan secara masif. Tiba-tiba harus menelan kekecewaan, lantaran tangan besinya PKB menurunkan sosok Gus Ipul," terangnya.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Roudhotul Hasanah, Kelurahan Tembokrejo, Kota Pasuruan, KH Ach Fauzi menilai jika pencalonan Gus Ipul kurang pantas dari sisi etika.

"Kalau bicara politik (pencalonan Gus Ipul) ya sah-sah saja, gak ada masalah. Cuman masalah etika saja yang gak pantes, gitu saja. Satu, beliau pernah jadi wakil gubernur, pernah jadi menteri. Ya gak etis sekali mengejar kedudukan jabatan di Kota Pasuruan yang hanya 4 kecamatan ini," ucap KH Achmad Fauzi.

Menurut KH Achmad Fauzi, sebenarnya banyak kader lokal yang kompeten dalam menangani permasalahan Kota Pasuruan untuk bisa dimunculkan di Pilwali 2020.

Baca Juga: Puluhan Gedung Sekolah Rakyat Permanen di Jatim Selesai Dibangun Tahun Depan

Ia berharap, partai politik di Kota Pasuruan dapat mengusung calon wali kota dari putra daerah.

"Harus ada koalisi partai tengah (di Pilwali Kota Pasuruan) yang mengusung calon dari putra daerah. Saya yakin, calon putra daerah akan mampu bersaing dengan mereka. Sangat mampu sekali," tandasnya.

Ponpes Roudhotul Hasanah Kota Pasuruan, KH Ach Fauzi 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.