Jumat, 19 Jun 2026 00:01 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Ratusan Ahli Rias Pengantin Surabaya Bersatu Menangkan Machfud Arifin

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 18 Agu 2020 17:45 WIB
Cawali Machfud Arifin dan Ny Lita istrinya bersama para ahli rias pengantin di Surabaya
Cawali Machfud Arifin dan Ny Lita istrinya bersama para ahli rias pengantin di Surabaya

jatimnow.com - Ratusan orang yang tergabung dalam Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (Harpi) Melati Kota Surabaya siap mendukung dan memenangkan Machfud Arifin sebagai wali kota dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

"Saya siap membantu Bapak Machfud Arifin dan ibu untuk menjadi wali kota Surabaya," ujar Ketua Harpi Melati Surabaya, Wurianti di sela acara silaturahmi bersama Machfud Arifin di Hotel Mercure, Surabaya, Selasa (18/8/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Wurianti menerangkan, dirinya menjabat sebagai Ketua Harpi Surabaya sekitar 10 tahun. Dia juga menyebut telah memiliki 16 rayon Harpi yang tersebar di seluruh wilayah Surabaya.

Dia bersama pengurus Harpi lainnya, setiap tahun membuka pertemuan atau membuat pengantin Pegon untuk menyambut tamu-tamu negara yang datang di Surabaya.

"Kita siap membantu bapak ibu (Machfud Arifin dan Ny Lita, istinya). Kira-kira bersedia nggak bapak nanti membantu kami (menghidupkan kembali tradisi penganti khas Surabaya)," tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara Machfud Arifin mengucapkan terima kasihnya kepada para ahli riang pengantin di Surabaya yang telah memberikan support dan dukungannya untuk memenangkannya dalam Pilwali Surabaya pada 9 Desember 2020 nanti.

"Dukungan dari profesi apa pun, saya mengucapkan terima kasih. Dari komunitas apa pun juga saya mengucapkan terima kasih. Hari ini mendapatkan dukungan dari ahli rias," ungkap calon wali kota Surabaya yang diusung koalisi 8 partai ini.

Mantan Kapolda Jatim ini menambahkan, nasib perias pengantin sama seperti profesi pijat tuna netra. Jika mereka tidak bekerja, maka tidak mendapatkan uang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pekerjaan mereka pasti terdampak Pandemi Covid-19 ini," tuturnya.

"Akhirnya dampaknya sangat luas pada masyarakat, wong wes wedi kabeh (orang takut semua), ujungnya apa. Ya akhirnya akad nikah saja. Pestanya belakangan. Cuman ijab kabul saja. Itu pun undangannya sangat terbatas. Kalau sebelumnya, familinya, pengantinnya, semuanya dirias semua. Tapi mudah-mudahan kondisi ini kembali pulih," harap Machfud Arifin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.