Rabu, 17 Jun 2026 11:53 WIB

Tak Terima Foto Istrinya Diedit, Pria ini Bacok Tetangga

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 18 Agu 2020 14:18 WIB
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Tak terima foto istrinya diedit tetangga, Sugiarto (42), warga Desa Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo membacok tetangga yang berinisial M (35) tersebut.

Kapolsek Sampung, Iptu Marsono menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 Wib, Senin (17/8/2020). Saat itu Sugiarto bersama istrinya datang ke rumah M dengan tujuan menanyakan kepada M, tentang foto editan yang dibuat oleh M.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Foto M disandingkan dengan foto istri terlapor (Sugiarto)," terang Marsono, Selasa (18/8/2020).

Namun M saat itu tidak ada, sehingga Sugiarto memberikan foto editan itu kepada istri M. Sugiarto juga berpesan akan datang lagi atau M datang ke rumahnya.

"Sekitar pukul 16.30 Wib, korban (M) datang menemui terlapor untuk menanyakan maksud terlapor memberikan foto editan itu ke istrinya, hingga terjadi cek-cok antara keduanya," jelas Marsono.

Kolase pelaku pembacokan dan celurit yang dipakai untuk membacok tetangganyaKolase pelaku pembacokan dan celurit yang dipakai untuk membacok tetangganya

Karena tersulut emosi, Sugiarto mengambil celurit di dekat almari yang hanya jaraknya sekitar empat meter dari kursi tamu. Sugiarto langsung membacokkan celurit tersebut ke arah M yang masih duduk di kursi tamu.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Celurit itu dibacokkan ke arah korban dua kali," tambahnya.

Bacokan pertama mengenai punggung korban, sedangkan bacokan kedua berhasil di tangkis korban dengan cara menahan tangan pelaku. Korban berhasil mendorong pelaku ke luar rumah sampai di halaman.

Melihat itu, istri dan anak pelaku berteriak minta tolong. Tidak lama kemudian datang para tetangga untuk melerai. Setelah berhasil dilerai, korban dibawa ke Puskesmas Badegan hingga dirujuk ke RSUD dr Hardjono, Ponorogo.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan alasan sudah lama mencurigai korban menjalin hubungan asmara dengan istrinya. Pelaku mengaku mendapati melalui sms, Facebook dan telepon pada handphone istrinya," papar Marsono.

Dari peristiwa itu, Tim Unit Reskrim Polsek Sampung menangkap pelaku. Bersama barang bukti sebilah celurit, pelaku digelandang ke mapolsek untuk diperiksa. Setelah ditetapkan tersangka, pelaku langsung ditahan.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.