Kamis, 11 Jun 2026 11:44 WIB

Gontor Tegaskan Bersikap Netral di Pilkada Ponorogo 2020

Ponpes Modern Darussalam Gontor
Ponpes Modern Darussalam Gontor

jatimnow.com - Wakil Rektor 1 Universitas Darussalam Gontor (Unida), Hamid Fahmi Zarkasyi menegaskan keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darussalam Gontor tetap netral dalam Pilkada Ponorogo 2020.

"Prinsipnya Gontor itu tidak pernah mencampurkan pendidikan dengan politik praktis," tegas Hamid, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Artinya, kata dia, ketika pemilu pihak Ponpes Modern Darussalam Gontor tidak memihak salah satu pihak. Itu juga berlaku ketika pemilihan kepada daerah (Pilkada) Ponorogo.

"Kita ini lembaga pendidikan mencetak para pemimpin dan politisi. Bayangkan jika memihak salah satu partai politik berarti kita sendiri akan menutup lembaga pendidikan kita hanya untuk satu partai politik termasuk ormas," terangnya.

Selain itu, Gontor juga tidak dibawah organisasi masyarakat (ormas) manapun. Juga Gontor bukan milik Nahdlatul Ulama (NU) dan juga bukan milik Muhammadiyah. Sejak awal berdirinya Gontor telah memisahkan politik dari pendidikan.

"Politiknya politik pendidikan. Artinya kita tidak memilih pemimpin dalam atau melalui partai politik, tetapi kita menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan," urainya

Ditegaskannya, hingga kapan pun Gontor akan bersikap netral dan tidak ada pernyataan sikap lembaga yang mengarah pada pemilihan salah satu calon atau bakal calon.

Baca Juga: Pondok Pesantren Gontor Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Jumat 20 Maret

"Saya tegaskan lagi ya. Pondok Gontor netral dan tidak ada pernyataan sikap mengarah salah satu calon," tegasnya.

Ia menjelaskan, dalam pandangan Gontor, seorang pemimpin itu mestinya memikirkan rakyat dan harus pro dengan rakyat. Gontor tidak suka dengan pemimpin maunya berkuasa, tapi setelah berkuasa tidak memikirkan rakyat termasuk umat.

"Padahal ketika naik didukung oleh umat. Yang begini-begini Gontor mengkritisi tapi kan mengkritisi terhadap keadaan sah-sah saja, " paparnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Dalam pandangannya mengkritik pemimpin sah-sah saja. Karena dalam Islam menjadi pemimpin harus berani mengatakan sesuatu.

"Mengatakan pemimpin yang tidak adil, tapi kita tidak berpolitik siapapun dari partai mana pun. Gontor tidak ikut campur dalam urusan ini," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.