Kamis, 18 Jun 2026 04:18 WIB

Tongkang yang Ditarik Kapal TB WGSR 3 Ditemukan di Perairan Sumenep

Penampakan Kapal Tongkang AP 610 yang ditemukan di Perairan Sagento, Sapeken, Sumenep, Madura (Foto: Istimewa)
Penampakan Kapal Tongkang AP 610 yang ditemukan di Perairan Sagento, Sapeken, Sumenep, Madura (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Kapal Tongkang AP 610 yang ditarik Kapal TB Immanuel WGSR 3 yang diduga hilang di Perairan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak 31 Juli 2020, ditemukan di Perairan Sagento, Sapeken, Sumenep, Madura.

Kepala Kantor UPP Kelas III Sapeken, Anang Santoso menjelaskan, Kapal Tongkang AP 610 yang mengangkut bahan bangunan tersebut ditemukan oleh 8 nelayan Kepulauan Pagerungan Besar pada Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

"Penemuannya Rabu sekitar pukul 6 pagi oleh 8 nelayan Pagerungan Besar yang menggunakan empat kapal. Mereka melapor terkait penemuan kapal tongkang AP 610 di utara Pulau Sagento," jelas Anang, Jumat (14/8/2020).

Anang menambahkan, kapal tongkang tersebut ditemukan tanpa ABK dan memuat kontainer, tiang pancang, besi serta alat berat lain.

"Memang gak ada ABK," tegasnya.

Kabar yang didapat dari Kasi Keselamatan Berlayar Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik, Capt Masri T Randa Bunga, sebelum ditemukan di Sumenep, kapal tongkang bersama dua orang anak buah kapal (ABK) lebih dulu ditemukan nelayan di 3 mil barat daya Pulau Sarege, Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Pangkep, Sulawesi Selatan.

Baca juga:  

Bahkan kedua ABK kapal tongkang bernama Hamzah dan Lukman kabarnya telah diamankan Polsek Liukang Tangaya untuk dimintai keterangan mengenai kronologis terpisahnya kapal tongkang itu dengan kapal penarik TB Immanuel WGSR 3.

"Menurut laporan polisi dan Basarnas Makassar, memang dua orang ABK tongkang AP 610 sudah diamankan di Polsek Liukang Tangaya," papar Capt Masri.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Terkait ditemukannya kapal tongkang itu di Perairan Sumenep, Masri menduga saat di Perairan Pangkep, posisi tongkang tidak dipasang jangkar sehingga dengan mudah hanyut.

"Dugaan saya seperti itu," tambahnya.

Masri menambahkan jika hingga saat ini kronologi hilangnya Kapal TB Immanuel WGSR 3 masih belum diketahui. Karena selain bukan kapasitasnya, kejadian tersebut juga jauh di luar wilayah kewenangan KSOP Kelas II Gresik.

"Kita tunggu perkembangan kabar atau laporan dari polisi maupun Tim Basarnas yang bertugas melakukan proses pencarian," pungkasnya.

Kapal TB Immanuel WGSR 3 dengan 10 ABK itu dinahkodai Rustam Efendi. Kapan ini menarik tongkang AP 610 dengan dua ABK bermuatan bahan bangunan. Kapal tersbut berangkat dari Pelabuhan Gresik pada 21 Juli 2020 dengan Tujuan Pelabuhan Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Namun pada Kamis, 6 Agustus 2020 sekitar pukul 18.00 Wita, Polairud Polres Pangkep, Sulawesi Selatan, mendapat laporan dari nelayan Pulau Kembang Lemari menemukan kapal tongkang AP 610 bersama 2 orang ABK bernama Hamzah dan Lukman.

Saat ditemukan, kapal tongkang AP 610 terdampar di 3 mil barat daya Pulau Sarege, Sapukka, Kecamatan Liukang Tangaya, Pangkep.

Dari pengakuan Hamzah, Kapal TB Immanuel WGSR 3 terbakar di perairan Bima pada 31 Juli 2020 jam 03.00 Wita. Akibat kebakaran tersebut tali yang digunakan menarik tongkang terputus.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.