Selasa, 16 Jun 2026 00:17 WIB

Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Ponorogo, Polisi: Pelaku Dua Orang

Polisi melakukan olah kejadian perkara kasus pecah kaca mobil
Polisi melakukan olah kejadian perkara kasus pecah kaca mobil

jatimnow.com - Polisi mendalami kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang terjadi di Jalan KBP Duryat, Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo dengan mengumpulkan barang bukti serta memanggil para saksi untuk diperiksa.

"Kami juga sudah mengumpulkan beberapa barang bukti. Termasuk mengamankan rekaman CCTV," ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendy Septiadi, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Baca juga: Bandit Pecah Kaca Mobil Beraksi di Ponorogo, Uang Rp 170 Juta Raib

Ia menyebutkan, rekaman CCTV itu untuk mengidentifikasi ciri pelaku dan serta mengetahui arah pelarian pelaku setelah berhasil menggondol uang milik Siswanto sebesar Rp 170 juta.

Selain itu, AKP Hendy mengatakan dari hasil penyelidikan diketahui untuk sementara pelaku yang terlibat dua orang saat mencuri uang dari dalam mobil Toyota Avanza bernopol AE 1217 TI milik korban.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca di Mrican Kediri Dibekuk, Tas Digondol Saat Korban Makan Sate

"Itu yang terlihat nyata dua orang. Eksekutornya dua. Perannya apa masih belum bisa kami sebutkan," tegasnya.

Sedangkan dari hasil keterangan korban, diketahui warga asal Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan itu sebelumnya mengambil sejumlah uang di bank dan kemudian ditaruh di jok depan menggunakan kresek warna hitam.

"Saat berada di lokasi, korban yang akan makan mendengar bunyi kaca pecah sekitar 10 menit kemudian. Korban melihat dan keluar serta sempat mengejar tapi tidak terkejar," paparnya.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Ia mengimbau kepada masyarakat jika mengambil uang cukup banyak bisa meminta pengawalan polisi. Jika tidak, dia menyarankan untuk tidak menggunakan kantong kresek.

"Masukkan di dalam tas saja. Tasnya pun tas gendong bukan slempang. Kemana-mana ya dibawa tidak ditinggal," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.