Selasa, 16 Jun 2026 00:27 WIB

Pengangkat Jenazah Para Pahlawan Revolusi itu Terbaring Sakit

Komandan Korps Marinir, Mayjen TNI Suhartono membesuk Ven Kandou di Muncar, Banyuwangi
Komandan Korps Marinir, Mayjen TNI Suhartono membesuk Ven Kandou di Muncar, Banyuwangi

jatimnow.com - Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI Suhartono membesuk Evert Julius Ven Kandou (82), salah satu pengangkat jenazah Pahlawan Revolusi. Ven Kandou saat ini terbaring sakit di rumahnya di Banyuwangi.

Suhartono menyebut, Ven Kandou merupakan purnawirawan Korps Komando Angkatan Laut (KKO-AL) yang sejak Februari 2020 sakit di rumahnya Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Prajurit Yonif 3 Marinir Asah Ketepatan Menembak Malam di Surabaya

Menurutnya, Ven Kandou merupakan saksi hidup sejarah revolusi Tahun 1965. Kala itu Pelda (Purn) Ven Kandou menjadi satu dari 9 (sembilan) personel pengangkat jenazah para jenderal korban kekejaman PKI dari Sumur Lubang Buaya.

"Kehadiran saya di sini dalam rangka anjangsana kepada para senior di Marinir. Kebetulan Pak Kandou sedang sakit," ungkap Suhartono, Selasa (11/8/2020).

Dari 9 personel KKO-AL yang dipimpin Kapten Winanto, kini hanya tersisa dua pelaku sejarah yang masih hidup. Selain Ven Kandou, ada nama Sugimin yang tinggal di Surabaya. Mereka berdua, lanjutnya, setiap Hari Kesaktian Pancasila selalu diundang untuk mengikuti upacara di Lubang Buaya.

"Terakhir kami bertemu dengan beliaunya dan berdua dengan Pak Sugimin. Ini tradisi kami untuk selalu anjangsana dengan senior Marinir," tegasnya.

Sejauh ini, Korps Marinir terus melakukan pemantauan atas perkembangan kesehatan Ven Kandou. Satu unit ambulans disiagakan di kediaman anggota KKO-AL tersebut.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Bagaimana pengobatannya kita bantu. Mungkin setiap saat butuh sesuatu yang tidak ada di Banyuwangi, akan kita kirim dari Surabaya," ujarnya.

Selain Mayjen TNI Suhartono, beberapa pejabat penting di jajaran TNI/Polri turut membesuk Ven Kandou. Di antaranya, Dandim 0825 Letkol Yuli Eko Purwanto, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, Danlanal Banyuwangi Letkol Joko Setiyono serta perwira lain dari berbagai satuan di tubuh TNI AL.

Setelah hampir 6 bulan terbaring sakit, kondisi Ven Kandou kini mulai membaik. Menurut putra bungsunya, Laksmarion Mol Kandou, ayahnya itu semula mengeluhkan sakit asam urat dan masalah pada jantung.

Baca Juga: Siaga Operasi Militer, Intip Latihan Taktis Yonif 3 Marinir di Sidoarjo

Menanggapi kedatangan dan perhatian dari rombongan Komandan Korps Marinir itu, keluarga Ven Kandou menyampaikan apresiasinya. Sebab hal itu bisa membuat ayahnya tetap semangat untuk sehat.

"Tangan kanan-kiri dan kaki kiri sudah bisa digerakkan. Kaki kanan masih agak bermasalah. Punggung sudah tidak nyeri lagi, sehingga terapi listrik dihentikan. Sekarang fokus di paha kanan. Secara umum kondisi papa sudah membaik dari sebelumnya," papar Mol Kandou.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.