Selasa, 16 Jun 2026 11:22 WIB

Anggaran Umrah Gratis di Ponorogo Dialokasikan ke Penanganan Covid-19

Patra peserta program umrah gratis Ponorogo Tahun 2019
Patra peserta program umrah gratis Ponorogo Tahun 2019

jatimnow.com - Program umrah gratis yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo sejak tiga tahun lalu. Namun tahun ini, program itu terdampak Covid-19.

Program umrog gratis ini menyasar 1000 marbot, kiai kampung serta guru diniyah. Namun, memasuki tahun ketiga ini, akibat Pandemi Covid-19, sejak Februari 2020 Pemerintah Arab Saudi menutup pelaksanaan haji dan umrah.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kabag Admnistrasi Kesra Setda Ponorogo, Fadlal Kirom menjelaskan, pada APBD 2020 dana yang disiapkan untuk program ini sebesar Rp 6 miliar untuk memberangkatkan 355 peserta.

"Tetapi Pandemi Covid-19 melanda. Semua anggaran dialihkan untuk pencegahan Covid-19. Padahal seharusnya April kemarin berangkat," terang Fadlal.

Fadlal menambahkan, sebenarnya tahapan program itu sudah sampai tahap pendataan, di mana ada 355 peserta yang akan berangkat. Namun atas kebijakan Pemerintah Arab Saudi, keberangkatan umrah gratis itu akhirnya tertunda.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kebijakannya sampai sekarang masih sama. Sehingga kami hanya bisa menunggu," tambahnya.

Setelah ada keputusan alokasi anggaran umrah gratis untuk penanganan Covi-19, lanjut Fadlal, pihaknya ingin kembali menyediakan anggaran umrah tersebut. Usulan Bagian Administrasi Kesra sudah sampai di meja tim anggaran pemkab. Namun Fadhal belum menyebut pasti angkanya.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Nanti masih akan dibahas di kebijakan umum perubahan anggaran, lalu di P-APBD. Kalau Saudi memberi sinyal, ya kita laksanakan. Kalau tidak, bisa dilaksanakan tahun depan," tegasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.