Sabtu, 13 Jun 2026 00:24 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Machfud Arifin Siapkan Program Khusus untuk Sopir Angkot di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 04 Agu 2020 17:35 WIB
Komunitas Angkutan Kota Surabaya menggelar deklarasi dukungannya untuk Machfud Arifin
Komunitas Angkutan Kota Surabaya menggelar deklarasi dukungannya untuk Machfud Arifin

jatimnow.com - Dukungan untuk Calon Wali Kota (Cawali) Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin terus berdatangan dari berbagai kalangan. Kali ini dukungan datang dari para sopir angkutan umum (lyn).

Ratusan sopir angkutan kota (angkot) yang tergabung dalam Komunitas Angkutan Kota Surabaya (KAKS) itu mantap mendeklarasikan dukungannya kepada Machfud Arifin dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dalam deklarasi dukungan yang digelar di Hotel Mercure, Surabaya pada Selasa (4/8/2020) siang itu, para sopir angkot begitu antusias melihat kedatangan pria asli Ketintang, Surabaya tersebut.

Dalam kesempatan itu, Machfud Arifin mengungkapkan dukungan yang datang dari para sopir angkot di Surabaya itu merupakan suntikan semangat untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Untuk membalas dukungan para sopir angkot, mantan Kapolda Jatim itu menegaskan, ke depannya ia akan menyediakan fasilitas khusus sebagai tempat menunggu penumpang.

Machfud Arifin melihat saat ini keberadaan fasilitas untuk sopir angkot tidak sebanding dengan jumlah keseluruhan sopir angkot di Kota Pahlawan.

Komunitas Angkutan Kota Surabaya menggelar deklarasi dukungannya untuk Machfud ArifinKomunitas Angkutan Kota Surabaya menggelar deklarasi dukungannya untuk Machfud Arifin

"Ini adalah vitamin semangat bagi saya untuk terus berjuang memajukan dan memakmurkan masyarakat termasuk para sopir lyn di Surabaya. Mereka saat ini belum memiliki shelter, tempat khusus. Apalagi soal surat perizinan, katanya sangat sulit untuk mengurus. Seperti pajak dan lain-lain. Nah ini ke depannya akan saya upayakan," ujar Machfud Arifin.

Mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin tersebut menyampaikan, dengan adanya shelter, para sopir angkot, angkutan umum tidak akan lagi kebingungan mencari tempat beristirahat sembari menunggu penumpang datang.

Dalam rencananya, Machfud Arifin menyebut bahwa akan menempatkan shelter itu di tempat-tempat strategis di Surabaya.

"Kasihan kan mereka capek-capek kerja di jalan menunggu penumpang tapi tempatnya tidak ada. Kalau ditempatkan di tempat yang strategis tentunya juga akan menunjang keindahan kota dan menjadi lebih teratur," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Machfud Arifin pun tergerak memberikan bantuan untuk para sopir angkot.

Komunitas Angkutan Kota Surabaya menggelar deklarasi dukungannya untuk Machfud ArifinKomunitas Angkutan Kota Surabaya menggelar deklarasi dukungannya untuk Machfud Arifin

Sebelumnya, para sopir angkutan umum telah mengajukan kepada pemerintah agar mendapatkan bantuan, tetapi hingga saat ini belum terealisasi. Padahal menurut Machfud Arifin, para sopir angkot termasuk pihak merasakan dampak Pandemi Covid-19 secara langsung.

Bahkan dari pengakuan para sopir, mereka sempat tidak mendapatkan penumpang sama sekali.

"Mereka juga mengatakan tidak mendapatkan bantuan, padahal menurut saya mereka juga perlu diberikan bantuan. Ini ke depannya akan saya perbaiki jika saya diberikan amanah menjadi wali kota Surabaya," jelasnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Sementara itu, Samsul, salah satu sopir angkot mengungkapkan jika angkutan umum di Surabaya saat ini semakin tergusur dengan banyaknya peraturan pemerintah. Padahal menurutnya, angkutan umum seperti lyn adalah yang tertua, berumur. Bukan malah seolah-olah disingkirkan.

"Kalau kita disuruh ikut metode yang maju, yang global, kita nggak mampu. Tolong seharusnya angkutan umum di Surabaya ini dibenahi, dibetulkan secara perlahan-lahan. Bukan malah disingkirkan," ungkap Samsul.

Komunitas Angkutan Kota Surabaya menggelar deklarasi dukungannya untuk Machfud ArifinKomunitas Angkutan Kota Surabaya menggelar deklarasi dukungannya untuk Machfud Arifin

"Kita ini sebagai sopir angkutan umum semakin susah. Apalagi masuknya aplikasi online. Ini juga lagi pandemi. Bagaimana nasib kita. Dulu sehari bisa Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu. Sekarang, jangankan Rp 100 ribu, Rp 10 ribu saja susah. Makanya sekarang, angkutan di Surabaya semua mau ditimbang di Pasar Loak. Karena kenapa? Soal perizinan, surat, itu dipersulit. Akhirnya terbengkalai," paparnya.

Para sopir angkot ini pun berharap, jika Machfud Arifin terpilih menjadi wali kota Surabaya, supaya lebih mempedulikan nasib mereka. Tidak mempersulit soal perizinan. Surat, seperti pajak dan lain sebagainya. Sebab selama ini, para sopir angkutan umum seperti disingkirkan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.