Senin, 15 Jun 2026 14:05 WIB

Pilwali Surabaya 2020

PDIP Surabaya Tak Lagi Persoalkan Surat Mundur Cak Ji

Surat pengunduran diri Armudji yang beredar
Surat pengunduran diri Armudji yang beredar

jatimnow.com - DPC PDIP Surabaya tak lagi mempersoalkan surat pengunduran Armudji atau Cak Ji sebagai bakal calon wakil wali kota (bacawawali) Surabaya.

Cabang Surabaya menyerahkan sepenuhnya kepada dewan pengurus pusat (DPP) terkait Armudji yang hingga sebulan mundur sebagai bacawawali dari PDIP tapi belum juga menyerahkan surat pengunduran dirinya ke DPC.

Baca Juga: May Day 2026, PDIP Surabaya Bagikan MBG Pada Ojol Perempuan

Baca juga:

"Menurut saya, yang bisa menjawab ini adalah DPP. Seberapa penting surat pengunduran diri seseorang dari pencalonan pilkada," kata Ketua PDIP Surabaya Adi Sutarwijono atau yang akrab dipanggil Awi kepada jatimnow.com, Senin (3/8/2020).

"Kami di kepengurusan PDI Perjuangan tingkat cabang, sejauh itu direkom DPP, ya harus dilaksanakan, harus diperjuangkan," tambah pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya itu.

Sebaliknya kader yang tidak memperoleh rekomendasi sebagai calon tentunya juga tidak akan diperjuangkan partai.

"Kalau gak direkom, ya berarti tidak kami perjuangkan. Terlepas apakah ada atau tidak ada surat pengunduran diri dari yang bersangkutan," tegasnya.

Menurutnya, keputusan DPP PDIP menjadi dasar dari pengurus cabang untuk melaksanakannya.

Baca Juga: PDIP Tunjuk Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya

"Keputusan DPP PDIP itulah yang menjadi pokok bagi kami. Ibaratnya menjadi batu penjuru bagi gerakan pemenangan Pilkada 2020 oleh PDI Perjuangan Kota Surabaya," tandasnya.

Wakil Sekretaris Bidang Eksternal DPC PDI Perjuangan Surabaya, Achmad Hidayat memastikan jika surat pengunduran diri Armudji yang kini menjadi anggota DPRD Jatim itu hingga kini belum diterima.

"Sampai saat ini tidak ada suratnya," tegasnya, Senin (3/8/2020).

Sebelumnya, politisi senior yang pernah mencurigai adanya anak pejabat Pemkot Surabaya bermain izin ini mengklaim menjadi penerus Tri Rismaharini.

Baca Juga: Ini Sosok PAW Ketua DPRD Surabaya

Di depan wartawan, ia menyebut salah satu alasannya mundur lantaran adanya pengurus DPC PDIP yang menghalang-halanginya saat melakukan konsolidasi.

Armudji menggelar konferensi pers dan pamitan di Kafe Omah Sae Jalan Musi, Surabaya pada Sabtu (4/7) lalu.

"Ada beberapa pengurus DPC yang menghalang-halangi saya untuk berkonsolidasi. Makanya dari itu lebih baik saya yang mundur. Kita beri kesempatan pada mereka untuk maju. Meskipun sampai saat ini siapapun yang direkom belum tahu," kata Armudji saat itu.

Dari surat beredar yang bertandatangan Armudji di atas materai Rp 6000. Dari tiga alasan, tidak ada yang menyebut alasan mundur karena dihalangi pengurus DPC PDIP.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.