Kamis, 18 Jun 2026 11:30 WIB

Pilkada Ponorogo 2020

Bupati Ipong Ingatkan ASN dan Kades di Ponorogo untuk Tidak Berpolitik

Bupati Ipong
Bupati Ipong

jatimnow.com - Menjelang Pilkada Serentak 2020, Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Kepala Desa (Kades) di Ponorogo dilarang untuk ikut berpolitik.

Itu disampaikan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni. Ia menegaskan akan menindak tegas bagi ASN maupun kades yang ikut berpolitik.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Saya ingatkan, para ASN dan kades semua dilarang berpolitik atau jadi tim sukses (timses) kandidat tertentu," ujar Bupati Ipong, Senin (3/7/2020).

Disebutkannya, larangan itu tertuang di Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 yang berbunyi bahwa setiap pegawai atau ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

Selain itu juga Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 yang tertulis pasangan calon dilarang melibatkan ASN, anggota Polri dan TNI dan kepala desa atau perangkat desa lainnya.

Namun jika ada yang mencela program Pemkab Ponorogo, Bupati Pong mempersilahkan untuk menjawab sesuai kapasitas.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Jadilah juru bicara Pemkab, kalau ada yang nyinyir jawab sebisanya. Tapi jangan asal jawab," tegasnya.

Untuk pilkada, Bupati Ipong mengaku mencalonkan kembali dan meminta bagi ASN dan kades tidak perlu menjadi jurkam bagi dirinya.

"Biarkan saya sebagai Ipong Muchlissoni pribadi berjuang sendiri," pungkasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU-PKP) Jamus Kunto mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati (Bacawabup) dari PKB.

Juga Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Ponorogo, Bambang Tri Wahono juga mendaftar sebagai Bacawabup dari PKB dan Demokrat.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.