Minggu, 07 Jun 2026 11:23 WIB

Optimalkan Pertanian, Bupati Anas Dorong Petani Manfaatkan Teknologi

  • Penulis :
  • | Kamis, 23 Jul 2020 15:30 WIB
Bupati Anas meninjau pertanian di Kecamatan Rogojampi Banyuwangi
Bupati Anas meninjau pertanian di Kecamatan Rogojampi Banyuwangi

jatimnow.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mendorong para petani mengoptimalkan penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Seperti halnya yang dilakukan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Surangganti dari Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Tak hanya memanfaatkan alsintan, mereka juga membentuk Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Tani Makmur.

UPJA adalah lembaga ekonomi di pedesaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa dalam rangka optimalisasi penggunaan alsintan untuk memperoleh keuntungan usaha.

Manager UPJA Tani Makmur, Heru Rusiyanto menuturkan bahwa awalnya mereka mendapatkan hibah peralatan pertanian dari Kementerian Pertanian.

Bantuan tersebut berupa combine harvester (CH) besar 1 unit dan rice transplanter (RT) 3 unit dan handtraktor 1 unit.

UPJA ini langsung mendapat respon positif dari petani karena dinilai efektif dan efisien, mempersingkat waktu pekerjaan. Percepatan tanam yang dilakukan UPJA Tani Makmur sendiri mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian

"Petani yang menggunakan alsintan lebih dimudahkan dalam olah tanah, tanam, sampai panen. Penggunaan alsintan ini juga lebih efektif dan efisien. Petani tak perlu waktu lama dalam olah lahan, tanam dan panen. Cara kerja alsintan juga lebih efisien," katanya dalam siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (23/7/2020).

Dengan memanfaatkan alsintan, petani bisa menghemat waktu dan uang. Begitu juga dengan memanfaatkan CH, petani bisa mendapat hasil panen yang lebih baik.

Baca Juga: Rakyat Desa Memang Tidak Memegang Dollar, Tetapi Tetap Menanggung Dampaknya

"Hitungan kami, jika petani menggunakan CH ada selisih sekitar Rp 400 ribu/bahu. Jadi, penggunaan alsintan ini juga menguntungkan petani. Berapapun luas lahan sawah yang dimiliki petani bisa dijangkau dengan alsintan," ujarnya.

Ditambahkan Heru, kini jumlah petani yang memanfaatkan atau sewa alsintan, cukup banyak. Tak hanya melayani sewa alsintan petani di Desa Gladag, tapi cakupannya kini sudah meluas ke desa lain.

Untuk mendorong petani menggunakan alsintan, UPJA Tani Makmur tak membebani petani dengan ongkos atau sewa alsintan yang mahal.

"CH menjadi alsintan pilihan petani, karena di desa petani juga mulai kesulitan tenaga kerja untuk tanam. Kini, hasil sewa alsintan sejak awal berdiri sampai sekarang, omsetnya tak kurang dari Rp 500 juta," jelasnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengapresiasi upaya para petani tersebut untuk melakukan modernisasi peralatan. Hal ini dinilai sangat penting untuk menggenjot produksi pangan.

Baca Juga: XLSMART Genap Setahun, Jaringan dan 5G Makin Luas

"Petani harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi dan memaksimalkan penggunaan alat mesin pertanian. Hal ini sangat penting guna menggenjot produksi pangan kita hari ini," tutur Anas.

Mekanisasi pertanian juga bermanfaat, terutama untuk anak muda yang enggan turun ke sawah. Terlebih, upah buruh tani kini juga masih rendah.

"Oleh karena itu, keberadaan modernisasi pertanian dengan penggunaan alsintan bakal mampu menarik petani muda," ujar Anas.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.