Senin, 15 Jun 2026 23:37 WIB

Amang Genggong, Maestro Harmonika itu Telah Pergi untuk Selamanya

Amang Genggong, maestro harmonika asli Gresik (Foto: Istimewa)
Amang Genggong, maestro harmonika asli Gresik (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Maestro harmonika Amang Abdurahman Chadry yang akrab disapa Amang Genggong tutup usia. Seniman berusia 81 tahun itu menghembuskan nafas terakhir di rumahnya Jalan Nyai Ageng Arem-Arem, Gresik, Jumat (17/7/2020).

Muchammad Samsudin, salah satu keponakannya mengatakan, Amang Genggong meninggal dunia selepas Maghrib.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

"Pak Amang meninggal sekitar jam 18.00 lebih," ucap Samsudin kepada jatimnow.com, Sabtu (18/7/2020).

Jenazah Amang disalatkan pada pukul 09.00 Wib, Sabtu (17/7/2020) di Langgar Rahmat yang terletak di Jalan KH. Kholil Gresik. Jenazah kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Tlogo Pojok.

Meninggalnya Amang Genggong membuat banyak warga Gresik kehilangan. Hal itu bisa terlihat dari membanjirnya ucapan belasungkawa di berbagai macam media sosial atas kepergian sang maestro harmonika yang dikenal memiliki selera humor tinggi dan suka berkeliling kota naik sepeda ontel itu.

Baca juga: 

Samsudin membeberkan, kesehatan Amang mulai menurun drastis usai dirinya terjatuh dari sepeda ontel sekitar tiga bulan lalu. Menurutnya pemicu terjatuhnya Amang dari sepeda bisa jadi dikarenakan pikiran Amang sedang tidak karuan selepas ditinggal adik kandungnya meninggal.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

"Ayah saya Hasan Bakri adalah adik Pak Amang. Ayah saya ini saudara bungsu. Saat ayah meninggal empat bulan lalu, Pak Amang sangat terpukul karena ayah saya adalah satu-satunya saudara kandung Pak Amang yang masih hidup. Sejak itu Pak Amang seperti kehilangan gairah hidup," paparnya.

Sejak meninggalnya adiknya tersebut, Amang jadi sering murung dan menyendiri. Dengan suasana hati yang gunda, membuat Amang menjadi kurang konsentrasi saat berkeliling kota dengan bersepeda.

"Pak Amang jadi sering oleng kalau bersepeda. Hingga akhirnya terjatuh," ungkapnya.

Semenjak jatuh sakit itulah, Amang Genggong tak bisa kemana-mana hingga suatu saat kabar mengenai kondisi sakitnya terpublish di media sosial. Kabar itupun viral dan memantik simpati dari banyak pihak termasuk Ketua DPRD Gresik, Fandi Ahmad Yani serta Wakil Bupati Gresik, M. Qosim yang menjenguk Amang di rumahnya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Setelah beritanya viral Amang lantas dibawa oleh lembaga Lazizmu Cabang GKB Gresik berobat ke sangkal putung di Malang. Seusai dari sangkal putung, Amang sempat terlihat segar. Bahkan dia sempat memainkan harmonika kesayangannya.

"Namun selang satu bulanan berobat ke Malang, kondisi beliau kembali drop dan akhirnya meninggal," pungkas Samsudin.

Semasa hidupnya, Amang Genggong menjadi langganan juara pertama lomba Harmonika tingkat nasional yang diselenggarakan Radio Suzana Surabaya. Amang dikenal sangat piawai memainkan harmonika dengan tiga nada sekaligus yakni melodi, bas dan ritem dalam satu harmonika.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.