Selasa, 16 Jun 2026 00:19 WIB

Hobi Piara Lovebird, PNS Ponorogo ini Raup Puluhan Juta Rupiah

Arif memelihara burung lovebird
Arif memelihara burung lovebird

jatimnow.com - Seorang PNS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menghasilkan keuntungan puluhan juta dari hobinya memelihara berbagai jenis lovebird (burung cinta).

Pria itu adalah Arif Pujian warga Desa Singkil, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Puluhan CPNS Dilantik Sebagai PNS, Ini Pesan Plt Bupati Tulungagung

"Awalnya tertarik karena keindahan warna yang bervariasi," kata Arif yang menjabat sebagai Kasubbag Kelembagaan dan Analisis Jabatan Bagian Organisasi Setda Kabupaten Ponorogo, Jumat (17/7/2020).

Ia mengaku menggeluti hobi memelihara loverbird sejak Tahun 2014. Awalnya dirinya hanya iseng menukar sepasang burung kenari miliknya dengan sepasang burung lovebird milik rekan kerjanya. Kecintaan terhadap hewan itu membuat dirinya mulai menangkarkan berbagai jenis lovebird.

"Dari situ semakin banyak. Saya memelihara mulai jenis Personatus (personata), Biola, Euwing, Pied, Parblue beserta mutasi-mutasinya," jelas pria yang mempunyai dua orang anak itu.

Menurutnya Personatus menjadi ikon penangkaran lovebird miliknya. Menurutnya, pada Tahun 2014 masih jarang orang menangkap burung lovebird jenis Personatus.

"Apalagi tingkat kesulitan dalam mencetak Personatus merupakan tantangan tersendiri dari pada menangkarkan jenis lovebird warna lainnya," paparnya.

Baca Juga: Nasib Terkatung-Katung, Guru P1 di Tulungagung Wadul ke DPRD

Hobi nya memelihara burung lovebird, kata dia, berubah menjadi bisnis pada Tahun 2017. Pasalnya burung lovebird sempat booming dengan melejitnya harga hingga puluhan juta bahkan ratusan juta.

"Saya seperti menerima durian runtuh. Karena banyak yang menawar burung peliharaan saya hingga puluhan juta," ujar dia.

Ia mengklaim saat booming burung lovebird, dia sampai bisa membeli secara cash motor N Max. Bahkan, kata dia, juga merenovasi rumah yang dirinya tinggal bersama keluarga kecilnya.

Meski kini masa burung lovebird sudah mulai menurun, akan tetapi kecintaannya kepada hewan itu tidak luntur. Justru saat ini koleksi loverbird di tempat penangkarannya semakin bertambah.

Baca Juga: NasDem Dukung Alih Status Guru PPPK Jadi PNS, Berikut 6 Rekomendasinya

"Ya kalau saya kembali lagi sih. Awalnya cuma hoby kemudian ke bisnis. Nah sudah merosot kembali lagi ke hoby," tegasnya.

Menurut Arif, penangkaran burung lovebird tidak membutuhkan keterampilan khusus, hanya butuh ketelatenan dan konsistensi dalam merawat burung. Arif menceritakan bahwa untuk menjaga kesehatan lovebird kesayangannya, dia selalu memberikan vitamin.

"Menjaga kebersihan sangkar dan melakukan penyemprotan kandang secara rutin dengan antiseptik agar terhindar dari penyakit, " pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.