Selasa, 16 Jun 2026 17:24 WIB

Terlibat Peredaran Narkoba, 11 Orang di Mojokerto Diringkus

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander membeberkan barang bukti narkoba dan pil koplo serta para tersangka
Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander membeberkan barang bukti narkoba dan pil koplo serta para tersangka

jatimnow.com - 11 orang ditangkap Satresnarkoba Polres Mojokerto dan polsek jajaran dalam tiga pekan. Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti terlibat peredaran narkoba jenis sabu hingga pil koplo.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, 11 pelaku itu ditangkap dari 25 Juni hingga awal Juli 2020. 11 tersangka itu ditangkap dari 9 ungkap kasus.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"11 tersangka ini merupakan pengedar, penerima dan pengantar narkoba jenis sabu dan pil koplo di Kabupaten Mojokerto," terang Dony.

Dari 11 tersangka itu, penyidik menyita sabu dengan berat sekitar 11,83 gram dan pil koplo jenis duobel l atau logo y sebanyak 360 butir.

"Rata-rata umur pelaku masih produktif dan remaja menjadi sasaran penjualan bagi pelaku. Pelaku kebanyakan tidak ada pekerjaan," tambahnya.

Alumni AKPOL 2000 ini memberikan warning bagi semua pengedar narkotika agar tidak bekerja di wilayah hukum Polres Mojokerto.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Kami akan terus melakukan efektivitas penyelidikan sampai ke akar-akarnya agar semua wilayah hukum Mojokerto tidak ada lagi narkotika yang merusak generasi Bangsa Indonesia. Untuk pemasok, masih dalam tahap penyelidikan. Nama-nama sudah dikantongi dan semoga segera bisa diringkus," jelasnya.

AY salah tersangka mengaku, dirinya mengedarkan sabu selama 7 bulan terakhir. Selain mengedarkan, ia juga mengonsumsinya.

"Tujuh bulanan pak, pakai juga. Enak pak bisa nge-fly," aku AY.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

Sementara Kasatresnarkoba Polres Mojokerto AKP Yogi Ardi Khristanto meminta kepada masyarakat agar menjauhi dan tidak mengonsumsi narkoba maupun obat-obatan terlarang.

"Pelaku tadi bisa mengatakan memakai sabu itu enak karena sarafnya kemungkinan sudah kena efek narkoba yang dipakai. Kami imbau kepada masyarakat, jangan sekali-kali mencoba narkoba karena tidak ada untungnya. Efeknya juga bisa merusak syaraf dan lainnya," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.