Senin, 22 Jun 2026 20:42 WIB

Sederet Langkah Pemprov Jatim Cegah Penyebaran Covid-19 di Gontor

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni usai mengunjungi Ponpes Gontor 2
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni usai mengunjungi Ponpes Gontor 2

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendatangi Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor 2 di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jumat (10/7/2020).

"We need strong partnership, kita membutuhkan partnership yang kuat, kegotong royongan yang makin luas. Yang harus kita lakukan hari ini, satu dengan yang lain saling memberikan penguatan saling mengisi saling mencoba menyelesaikan masalah yang dihadapi," ungkap Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

Gubernur Khofifah menambahkan, dia sengaja datang ke Ponpes Gontor bersama Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim dan Bupati Ponorogo untuk mencari solusi terbaik menanggulangi Covid-19 yang ada ponpes tersebut.

"Bagaimana mencari solusi terbaik, bergotong royong mencari solusi tercepat dan terbaik dan paling efektif uuntuk menghadapi masalah ini," terangnya.

Dia mengaku pandemi Covid-19 ini dialami 216 negara di dunia, pertumbuhan ekonomi terkoreksi di semua negara.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

"Hal yang terkait dengan penguatan SDM (sumber daya manusia) oleh Ponpes Gontor. Kita semua bertanggungjawab memberikan penguatan untuk support," tambah Gubernur Khofifah.

Dia menyebut, setelah mendapat informasi bahwa ada santri di Ponpes Gontot yang terpapar Covid-19, dirinya langsung meminta Ketua Tim Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dr. Kohar untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Ponorogo.

"Format terbaik langkah-langkah penanganan yang sekarang ini harus kita lakukan. Kita bawa 1.500 rapid test kemudian tenaga kesehatan. Dengan komandannya Dinkes Ponorogo. Tenaga kesehatan dari Pak Kapolda dan Pangdam, ketika siap melawan Covid-19, Jatim gotong royong melawan Covid-19," paparnya.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Gubernur Khofifah menambahkan, poin gotong royong menjadi penting karena tidak mungkin bisa melawan Covid 19 sendirian. Seluruh stakeholder harus bersatu padu melawan Covid-19.

"Jangan sampai meluas, maka format-format penanganan dengan melakukan penyekatan, pembatasan dan isolasi dan ini sudah dilakukan SOP berjalan dengan baik seperti yang diumumkan Ponpes Gontor 2," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.