Kamis, 18 Jun 2026 12:06 WIB

Pandemi Covid-19

Selokan Kotor di Kota Probolinggo Disulap Jadi Kolam Ikan Nila

Warga Kampung Tangguh Semeru di Kota Probolinggo sulap selokan kotor jadi kolam ikan nila
Warga Kampung Tangguh Semeru di Kota Probolinggo sulap selokan kotor jadi kolam ikan nila

jatimnow.com - Warga Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo menyulap selokan yang dulunya kotor menjadi tempat budidaya ikan nila. Upaya itu dilakukan untuk menyongsong new normal life.

Iin Andarwati salah seorang warga setempat mengaku, dulunya selokan tersebut kotor dan tidak terawat. Namun saat ini warga mulai sadar untuk mengelola aliran selokan itu menjadi tempat budidaya ikan.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Selain mengelola air selokan dengan pelihara ikan nila, warga juga mengubah tampilan lingkungan di sepanjang area tersebut dengan melakukan pengecatan beragam warna dan tanaman hias," kata Iin, Jumat (10/7/20209.

Dia juga menjelaskan, upaya itu dilakukan warga untuk menciptakan lingkungan bersih dan nyaman. Saat ini lokasi tersebut dikenal dengan sebutan Kampung Wirosecang dan diresmikan sebagai salah satu area Kampung Tanggu Semeru di Kota Probolinggo.

"Ini wujud kesadaran masyarakat dalam melakukan pencegahan penyebaran Virus Corona," jelas dia.

Dia menyebut, benih ikan nila yang ditebar merupakan bantuan dari Pemerintah Kota Probolinggo.

"Alhamdulillah benih ikannya sudah dilepas liarkan," tambah Iin.

Sementara Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya mengatakan, Kampung Tangguh Semeru di Kota Probolinggo ini dibentuk dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Juga untuk menciptakan gerakan ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Sehingga warga bisa secara gotong royong untuk bisa menjadikan wilayahnya sebagai salah satu penopang kebutuhan pangan di tingkat lokal maupun masyarakat di lingkungannya," beber Ambar.

Seperti halnya pengelolaan ikan nila ini, Ambar meminta kepada masyarakat agar benih yang ditebar bisa bertahan hidup dan berkembang biak. Sehingga warga bisa menikmati hasil dan bisa dikonsumsi bersama.

"Kami bersama Forkompinda sangat mendukung atas inisiatif warga dalam memajukan lingkungannya," ungkapnya.

Ambar juga menjelaskan bahwa benih ikan nila yang diberikan kepada warga di Kampung Wirosecang tersebut jumlahnya mencapai 3000 ekor.

Baca Juga: Potensi PAD Parkir dan PKB Kota Probolinggo Ratusan Juta Bocor ke Kabupaten

"Ikan ini akan berkembang biak dan bisa menjadi pendukung kehidupan masyarakat. Selain bernilai ekonomis, kampung ini bisa menjadi sehat dan indah," tandasnya.

Warga Kampung Tangguh Semeru di Kota Probolinggo sulap selokan kotor jadi kolam ikan nilaWarga Kampung Tangguh Semeru di Kota Probolinggo sulap selokan kotor jadi kolam ikan nila

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.