Jumat, 19 Jun 2026 19:03 WIB

Pandemi Covid-19

Pemkot Surabaya Didesak Beri Sanksi Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Seorang pedagang di Pasar Keputran Surabaya saat menerima pembagian masker gratis dari polisi pada Selasa (30/6/2020)
Seorang pedagang di Pasar Keputran Surabaya saat menerima pembagian masker gratis dari polisi pada Selasa (30/6/2020)

jatimnow.com - Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno mendesak pemkot lebih gencar menggelar razia penerapan protokol kesehatan Covid-19 di toko-toko, pasar tradisional, pusat-pusat perbelanjaan.

"Pemkot Surabaya harus mempergencar razia di toko-toko, pasar tradisional, pusat-pusat perbelanjaan tentang penerapan protokol kesehatan, mulai dari pakai masker, jaga jarak, menyediakan hand sanitazer atau fasilitas cuci tangan dengan sabun dalam air mengalir," kata Anas, Selasa (7/7/2020).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Menurut Anas, razia itu bertujuan untuk memastikan bahwa pembeli dan penjual disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Karena masih sering dijumpai pelayan tidak pakai masker, juga pembeli tidak pakai masker," ungkapnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Dalam melakukan razia, lanjut Anas, harus disertai dengan pemberian sanksi-sanksi yang tegas bagi pelanggar protokol kesehatan. Dalam razia itu, Anas juga meminta Satpol PP dan Linmas melibatkan TNI-Polri.

"Penegakan protokol kesehatan harus disertai sanksi tegas. Ini penanganan Pandemi Covid-19 di aspek di hulu atau pre-hospital harus kuat, termasuk penegakan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Tidak hanya di tempat umum, pusat berbelanjaan saja. Anas juga meminta razia untuk pengendara kendaraan bermotor yang tidak mematuhi protokol kesehatan lebih ditingkatkan.

"Kami juga meminta polisi tegas terhadap pengemudi kendaraan bermotor yang tidak disiplin protokol kesehatan," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.