Kamis, 18 Jun 2026 22:14 WIB

Belum Serahkan Surat Mundur ke PDIP, Keseriusan Armudji Dipertanyakan

Surat pengunduran diri yang beredar
Surat pengunduran diri yang beredar

jatimnow.com - Mimpi Armudji bisa maju sebagai bakal calon wali kota Surabaya bersama pejabat Pemkot Surabaya akhirnya kandas.

Politisi PDIP yang kini duduk di DPRD Jatim menggelar konferensi pers. Ia pamitan, mengundurkan diri dari pencalonannya sebagai salah satu bakal calon wakil wali kota Surabaya dari PDIP.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Politisi senior yang ngeklaim menjadi penerus Wali Kota Tri Rismaharini telah resmi mendaftar untuk memperoleh rekomendasi DPP itu berdalih adanya pengurus PDIP Surabaya menghalanginya.

"Ada beberapa pengurus DPC yang menghalang-halangi saya untuk berkonsolidasi. Makanya dari itu lebih baik saya yang mundur. Kita beri kesempatan pada mereka untuk maju. Meskipun sampai saat ini siapapun yang direkom belum tahu," ungkapnya kepada wartawan di Kafe Omah Sae Jalan Musi, Surabaya.

Saat pamitan, Armudji juga 'memamerkan' surat pengundurannya. Tapi entah mengapa surat itu tidak diserahkan ke DPC. Padahal lokasi konferensi pers dengan Kantor DPC PDIP Kota Surabaya tidak begitu jauh.

Armudji belum merespon saat dikonfirmasi hingga pukul 19.37 Wib, Minggu (5/7).

Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya Anas Karno lantang menyatakan jika surat pengunduran dari Armudji belum diterima.

"Belum ada," tegas Anas Karno, Selasa (7/7/2020).

Ia merasa yakin bahwa Armudji belum menyerahkan surat tersebut ke DPC PDIP Kota Surabaya

Baca Juga: PDIP Lamongan Siapkan Dirham Akbar Aksara di Bursa Pilbup 2029

"Yakin. Kalau ada, pasti sekretariat DPC mengabari," tandas anggota komisi B DPRD Surabaya ini.

Yang aneh, dalam surat yang beredar itu ada tiga alasan yang menyebabkan Armudji mundur.

Dalam surat tanpa tanggal yang beredar, menyebutkan tiga alasan pengunduraan diri Armudji:

1. Akan berkonsetrasi membantu masyarakat yang kesulitan di masa pandemi covid 19 khususnya wilayah Kota Surabaya.

Baca Juga: Usai Dilantik, Ketua DPRD Surabaya Fokus Perkuat Komunikasi dan Serap Aspirasi

2. Melihat perkembangan situasi politik sebagai kader PDI Perjuangan kami mengedepankan azas kemanusiaan, menghadirkan wajah kader yang menampilkan pelayanan bagi masyarakat.

3. Sebagai kader kami siap menjalankan instruksi dan tunduk patuh terhadap keputusan ketua Umum Ibu Hj Megawati Soekarnoputri.

DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menanti surat tersebut sebagai tanda keseriusan Armudji. "Pada prinsipnya kalau surat tersebut belum ada di DPC,  Pak Armudji belum serius mundur," tandas Anas.

Yang benar?

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.