Selasa, 16 Jun 2026 09:40 WIB

Polisi Sita Bahan-Bahan Peledak dari Rumah Terduga Bomber di Surabaya

Mobil penjinak bom yang berada di area rumah Dita.
Mobil penjinak bom yang berada di area rumah Dita.

jatimnow.com - Rumah terduga bomber Dita Oepriarto dan keluarganya, di Jalan Rungkut Wonorejo Asri XI No 14A, Rungkut, Surabaya, digeledah polisi.

Di rumah tersebut, selain menemukan bom yang masih aktif dan menjinakkannya dengan cara diledakkan atau disposal, polisi ternyata juga menemukan barang-barang lainnya.

Baca Juga: 5 Trending Topik Pekan Ini, Nomor 4 Jangan Coba-coba Bercanda Soal Ini!

Diantaranya adalah bahan-bahan pembuat bom rakitan, seperti stereofoam, belerang, aseton, hcl, aquades, h20, black powder dan korek api kayu.

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan 3 bungkusan plastik yang di dalamnya terdapat dua pipa yang berisi tri aseton tri poroxide.

Temuan terakhir, sudah diledakkan polisi di tempat kejadian. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan menyatakan tim Labfor sekarang lagi melakukan penyisiran, dam tim Inafis serta penyidik dari Densus 88 juga melakukan olah TKP.  "Tadi sudah kita ledakkan," ujarnya.

Keluarga Dita yang diduga pelaku bomber di tiga gereja di Surabaya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan siapa penyuplai barang-barang tersebut.

Baca Juga: Dari Cikeas Bogor, Napiter Asal Gresik dan Malang Dipindah ke Kediri

"Lagi diolah TKP sama tim Labfor, Inafis dan penyidik dari Densus 88, untuk mengetahui barang barang itu apa aja yang ada disana dan dikembangkan lagi berasal darimana," ungkapnya.

Ia menambahkan, ruang di rumah tersebut terlihat berantakan. Dan dibagian belakang rumah terdapat ada lesan panah, beberapa anak panah dan busur panah. Tempat tersebut terlihat sering digunakan berlatih oleh keluarga Dita.

Selain itu, petugas juga menemukan aAda beberapa dokumen yang ditemukan seperti buku, tulisan, serta pesan-pesan yang belum bisa dijelaskannya.

"Kalau dari tim olah TKP uji bom dan Densus 88, bom gereja dirakitnya di rumah tersebut. Kalau jenis barang barang yang lain masih dalam olah TKP. Sementara hasil pemeriksaan tim uji bom sudah clear," ujarnya.

Baca Juga: Muazin Musala di Tulungagung Ditangkap Tim Densus 88, Begini Kata Warga

Informasi yang dihimpun jatimnow.com, Dita merupakan ketua sel JAD (Jamaah Ansharut Daulah) Surabaya. Dita diduga mengajak semua keluarganya melakukan aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

Dita sendiri diduga meledakkan diri di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno Surabaya menggunakan mobil miliknya. Sedangkan Puji Kuswiati, istrinya dan dua anak perempuannya yaitu FS (12) serta PR (9), diduga meledakkan diri di Gereja GKI Jalan Diponegoro.

Sementara dua anak Dita yang lain yang masih belum teridentifikasi diduga meledakkan diri menggunakanan motor di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Surabaya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.