Sabtu, 13 Jun 2026 16:18 WIB

Melihat Keunikan Makam di Pasuruan yang Berwarna

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 29 Jun 2020 15:23 WIB
Makam dengan aneka warna di Desa Ngadirejo, Pasuruan
Makam dengan aneka warna di Desa Ngadirejo, Pasuruan

jatimnow.com - Komplek pemakaman umum yang biasanya terlihat angker tidak terlihat di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Ratusan nisan di lokasi itu telah di cat dengan aneka warna sejak puluhan tahun silam.

Mudin desa, Sunyoto (48), mengatakan mengecat makam adalah sebuah budaya yang lahir secara alami dari masyarakat Ngadirejo secara turun-temurun.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Baca juga: Foto: Makam di Pasuruan Berwarna

"Dari dulu makam-makam di desa kami ini di cat oleh keluarganya masing-masing. Sekitar lebih dari 20 tahun yang lalu hingga sampai saat ini. Sudah jadi budaya lah," jelas Sunyoto, Senin (29/6/2020).

Ia menjelaskan, pengecatan makam biasanya dilakukan oleh para keluarga sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri. Biasanya setelah mengecat rumah masing-masing, warga kemudian mengecat makam keluarga mereka.

"Pengecatan ini sebagai tanda jika keluarganya masih peduli dan menghormati leluhurnya atau orang tuanya yang meninggal," terangnya.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Oleh sebab itu, antara makam satu dengan makam lainnya warna cat tidak seragam. Terlihat warna berbeda antara satu makam dengan makam lainnya.

"Kelebihannya, warga di sini nyaman kalau berziarah. Jauh dari kesan angker. Warga di sini juga tidak suka ada pohon tinggi di komplek makam," ungkapnya.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Berjalannya waktu, Pemerintahan Desa Ngadirejo, merespon kebiasaan masyarakat itu. Dengan dana seadanya yang berasal dari iuran dan kas desa, pengecatan dan pembersihan rumput makam tersebut dilakukan kolektif.

"Sudah 3 tahun ini, kita berembuk melakukan pengecatan bersama-sama. Tapi, ya ada juga dari pihak keluarga pemilik makam yang menambah warna cat di makam.keluraganya agar semakin tampak bagus dan terawat," terang dia.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.