Kamis, 18 Jun 2026 03:23 WIB

Keren, Komplek Makam di Kota Madiun Disulap Jadi Beraneka Warna

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 28 Jun 2020 11:53 WIB
Komplek makam aneka warna di Dukuh Nguwot, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun (Foto: Istimewa)
Komplek makam aneka warna di Dukuh Nguwot, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Warga Dukuh Nguwot, Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun menyulap makam di kampungnya menjadi destinasi menarik. Mereka mengecat makam-makam tersebut dengan aneka warna.

Dari jalan dukuh masuk ke gerbang utama makam, tampak jalan paving dengan lebar sekitar tiga meter. Jalan paving itu bercat warna merah dengan pemandangan kanan kiri tanaman hias.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Pada gerbang utama bertuliskan Makan Umum Kelurahan Tawangrejo. Makam itu memiliki luas 1500 meter persegi berpagar tembok keliling setinggi sekitar dua meter. Pada dinding tembok juga tampak di hias cat bergambar aneka bunga warna warni.

Di sebelah kiri gerbang utama juga ada jalan paving dengan lebar sekitar dua meter berwarna merah. Sedangkan di tengah makam berdiri gazebo dengan genting berwarna merah.

"Alhamdulillah ini dulunya memang terkesan seram, gelap dan langganan banjir. Kini berubah indah dengan warna warni makamnya," ujar Penasehat Pengurus Makam Dukuh Nguwot, Kelurahan Tawangrejo, Gunawan, Minggu (28/6/2020).

Gunawan menjelaskan, di makam itu ada sekitar 200 an batu nisan yang berwarna-warni. Warna merah, kuning, hijau serta ungu, lanjut Gunawan, menjadi pemandangan saat masuk gerbang dari jalan utama kampung.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

"Kalau makamnya sih banyak ya, sejak nenek moyang. Namun yang tanpak ini ada sekitar 200-an batu nisan yang dicat warna warni," ungkapnya.

Sementara Juru Kunci Makam, Nyono menjelaskan, saat malam hari makan juga penuh warna warni hiasan lampu lampion tergantung di pohon kamboja.

"Niki dalu njih sae lampu werna-werni boten serem. (Ini kalau malam hari bagus ada lampu warna-warni jadi tidak seram)," papar Nyono.

Baca Juga: PLN UPT Madiun Lakukan Perawatan Jaringan Tanpa Pemadaman

Sambil menyirami tanaman hias di sepanjang jajan masuk ke makam, Nyono mengaku sudah seminggu ini makam banyak dikunjungi warga yang berfoto.

"Sampun seminggu menawi katah ingkang foto-foto mriki (sudah seminggu ini kira-kira banyak yang foto di sini)," tururnya.

Nyono menambahkan, luas makam yang penuh warna warni ini sekitar 1.500 meter persegi yang terletak di pinggir desa perbatasan dengan Kelurahan Patihan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.