Sabtu, 20 Jun 2026 07:29 WIB

Muhadjir Effendy: 5 Kombinasi Obat Lawan Virus Corona dalam Pengujian

Obat pembunuh Virus Corona hasil penelitian Unair bekerjasama dengan BNPB dan BIN
Obat pembunuh Virus Corona hasil penelitian Unair bekerjasama dengan BNPB dan BIN

jatimnow.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) sekaligus Ketua Dewan Pengarah Gugus Tugas Covid-19 Muhadjir Effendy mengatakan, tim peneliti dari Universitas Airlangga (Unair) sedang melakukan pengujian untuk membuat obat penangkal Virus Covid-19 atau Corona.

Sehingga nantinya, bisa digunakan oleh masyarakat yang terkena positif Corona.

Baca Juga: Muhadjir Sebut Pembatalan Pencabutan Izin Ponpes Shiddiqiyyah Arahan Presiden

Baca juga: Peneliti Unair Temukan Lima Kombinasi Obat Pembunuh Virus Corona

"Berdasarkan peninjauan ke lokasi dan diskusi dengan tim peneliti kemarin (17/6). Proses obatnya sudah setengah jalan. Masih perlu tahapan lanjutan hingga dilakukan uji klinis. Secara prosedur, penelitian ini tidak terlalu sulit karena lima jenis obat yang dilakukan uji silang tersedia di pasar," katanya saat dihubungi Republika, Kamis (18/6/2020).

Dikatakan Muhadjir, jika uji klinisnya berhasil, nantinya dalam aspek regulasinya bisa diperpendek. Sehingga, temuan obat tersebut bisa digunakan secepatnya.

Ketika ditanya kapan obat penangkal virus Covid-19 bisa digunakan masyarakat dan dijual secara bebas, dia mengaku, masih belum bisa memastikannya.

"Masih belum tau pastinya kapan obat ini bisa digunakan masyarakat secara bebas. Ya lah namanya masih dalam pengujian," kata dia.

Sebelumnya diketahui, tim peneliti Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, menemukan lima kombinasi regimen obat yang diklaim efektif lawan virus corona atau Covid-19. Lima kombinasi obat tersebut berasal dari obat-obatan yang sudah beredar di pasaran.

Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Universitas Airlangga, dr Purwati, menjelaskan, kombinasi obat temuannya terdiri atas Lopinavir/ritonavir dengan azithromicyne; Lopinavir/ritonavir dengan doxycyline; Lopinavir/ritonavir dengan chlaritromycine; Hydroxychloroquine dengan azithromicyne; dan Hydroxychloroquine dengan doxycycline. Regimen kombinasi obat Covid-19 tersebut, kata dia, tidak untuk diperjualbelikan secara bebas.

Baca Juga: Muncul Lagi Subvarian Omicron Baru BA.2.75

"Belum diperjualbelikan. Ini kolaborasi antara Unair, BNPB dan juga Badan Intelijen Negara," kata Purwati saat dikonfirmasi, Senin (15/6).

Kombinasi regimen obat tersebut diakui Purwati memiliki potensi dan efektivitas cukup bagus terhadap daya bunuh virus. Dosis setiap obat dalam kombinasi tersebut adalah 1/5 dan 1/3, lebih kecil dibandingkan dosis tunggalnya. Sehingga mengurangi efek toksik dari obat tersebut bila diberikan sebagai obat tunggal.

 

Lihat Artikel Asli

Baca Juga: PKK Jatim dan Unicef Berkolaborasi Geber Imunisasi Anak Pascapandemi

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

 

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.