Kamis, 11 Jun 2026 20:46 WIB

Sindikat Pembobol ATM asal Jateng Diringkus di Ngawi

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Khoirul Hidayat membeberkan barang bukti dan kedua tersangka pembobolan ATM (skimming)
Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Khoirul Hidayat membeberkan barang bukti dan kedua tersangka pembobolan ATM (skimming)

jatimnow.com - Pembobolan dana dan pencurian data nasabah salah satu bank dibongkar Satreskrim Polres Ngawi. Dua orang yang terlibat dalam kasus itu ditangkap.

Dua pelaku itu bernama Saryanto (47) dan Tri Warno (35), keduanya asal Jawa Tengah (Jateng). Keduanya diburu setelah teridentifikasi melakukan aksi kejahatan skiming di salah satu toko di Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

"Mereka beraksi pada tanggal 21 Mei 2020 sore. Malamnya si pelapor baru sadar," kata Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Khoirul Hidayat, Rabu (17/6/2020).

Khoirul menambahkan, ada pembagian tugas antara kedua pelaku. Untuk pelaku Tri Warno bertugas berpura-pura menitip transfer kepada korban melalui BRI Link.

"Saat pemilik melakukan transaksi di mesin EDC, pelaku Tri mengamati gerak-gerik tangan pemilik. Sehingga mendapatkan PIN dari hasil pengamatan tersebut," jelasnya.

Sementara pelaku Saryanto bertugas mengecoh korban. Saat korban melakukan transaksi, pelaku Saryanto masuk ke toko untuk membeli rokok.

Baca Juga: Polres Ngawi Amankan Tersangka Curas Kabel Sibel yang Beraksi di 53 TKP

"Saat korban melayani Saryanto, pelaku Tri Warno mengambil ATM yang sudah di taruh dalam meja. Pelaku Tri kemudian menggesek ATM ke alat skiming mini yang telah disiapkan. Dan mengembalikan ATM ke tempat asal," tambahnya.

Kemudian keduanya kembali ke mobil. Setelah berada di tempat yang dirasa aman, keduanya melakukan skiming di laptop yang telah tersedia. Keduanya lalu menggandakan ATM.

"Baru keduanya ke agen BRI link lainnya dan mengambil dana dengan kartu ATM yang sudah digandakan dan menggunakan PIN baru," paparnya.

Baca Juga: Taman Zakat dan YBM PLN Atasi Krisis Air di Ngawi dengan Sumur Bor

Khoirul menyebut, kedua pelaku melakukan empat kali transaksi. Sekali transaksi mengambil uang sebesar Rp 9 juta dengan total dana yang diambil Rp 36 juta.

Korban baru sadar setelah ada pemberitahuan m-banking bahwa telah melakukan transaksi pengambilan saldo. Dari situ baru korban melaporkan ke Mapolres Ngawi.

"Setelah korban melapor, kami melakukan penyelidikan dan berhasil kami tangkap. Kasusnya masih kami kembangkan untuk mengetahui jaringannya maupun TKP lainnya," tegas Khoirul.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.