Kamis, 18 Jun 2026 02:53 WIB

Pilwali Surabaya 2020

PDIP Tidak Punya Kader untuk Dijadikan Calon Wali Kota Surabaya?

Pengamat politik dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), Abdus Syair
Pengamat politik dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), Abdus Syair

jatimnow.com - Sebagai pemenang pemilu di Surabaya, PDIP masih belum mengumumkan calon wali kota (cawali). 

"Masih mencari figur yang kuat," kata pengamat politik dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), Abdus Syair, Sabtu (13/6/2020).

Baca Juga: May Day 2026, PDIP Surabaya Bagikan MBG Pada Ojol Perempuan

Beberapa kader PDIP yang dinilai berpeluang bisa menjadi calon wali kota maupun wakil wali kota seperti Whisnu Sakti Buana, Armuji, Dyah Katarina, Anugerah Aryadi, Oni Setiawan, Eddy Tarmidi. Dan mereka sudah mendaftar.

Kata Abdus Syair, belum munculnya nama calon yang akan diusung PDIP ini karena tidak menutup kemungkinan belum ada figur yang menyamai Risma.

"Selama ini rasanya (bakal calon wali kota) di bawah Bu Risma," ujar dia.

Staf pengajar Sosiologi politik FISIP UWKS ini mengatakan tidak menutup kemungkinan PDIP sama dengan partai politik lainnya, mengusung non kader sebagai calon wali kota.

"Saya rasa semua partai, kondisinya pragmatis. Mereka hanya melihat peluang menang. PDIP juga punya logika yang sama pragmatis. Figur siapa yang memungkinkan untuk menang besar itu yang dicalonkan," katanya.

Ia mencontohkan pada tahun 2010, Risma yang dari birokrat di Pemkot Surabaya belum menjadi kader PDIP.

Karena dinilai memiliki peluang besar menang, akhirnya dipilih menjadi calon wali kota bergandengan dengan calon wakil wali kota Bambang DH yang pernah menjadi atasannya Risma sebagai Wali Kota Surabaya.

Baca Juga: PDIP Tunjuk Syaifuddin Zuhri Jadi Ketua DPRD Surabaya

"Kemudian sekarang Bu Risma menjadi kader, menjadi pengurus pusat PDIP," katanya.

Ketika menjadi pengurus pusat, Risma memiliki pengaruh untuk ikut menentukan calon yang akan diusung. Risma juga dinilai memiliki investasi mencalonkan figur yang dikadernya.

Ketika calon wali kota Surabaya yang diusung PDIP bukan kader, kata Syair tidak menutup kemungkinan terjadi gejolak dari arus bawah.

"Pilwali Surabaya tahun 2010 gejolak ada. Bahkan calon sangat kuat di luar Risma, yakni Saleh Mukadar saat itu Ketua DPC PDIP Surabaya menggalang pengurus 12 PAC PDIP. Kemudian dikumpulkan di rumah makan melakukan konpers menolak keputusan DPP yang mengusung Risma tapi kemudian tidak sampai sebulan itu selesai," kenangnya.

Syair menceritakan tentang pertemuannya dengan Bambang DH yang mengaku kecewa dengan Risma. Saat itu timbul konflik setelah tiga bulan Bambang DH menjadi wakil wali kota mendampingi Risma dan dimediasi oleh DPP.

Baca Juga: Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Hasil wawancara saya dengan Pak Bambang DH, setelah dia terpilih dan menjabat selama tiga bulan terjadi konflik besar dengan Bu Risma," tuturnya.

"Gejolak yakin ada. Tapi selagi ada Bu Mega, rasanya selesai," jelasnya.

Saat ini hanya nama mantan kapolda Jatim yang sudah mendeklarasikaan maju sebagai calon wali kota Surabaya.

MA telah mengantongi dukungan mayoritas parpol. Seperti PKB, PAN, Gerindra, NasDem, Golkar, Demokrat, PPP dan yang lain.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.