Kamis, 18 Jun 2026 01:57 WIB

Pandemi Covid-19

Sederet Langkah Bupati Ipong Sambut New Normal Pesantren di Ponorogo

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni (Foto: Dok. jatimnow.com)
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Menindaklanjuti Surat Gubernur Jawa Timur bernomor 188/3344/101.1/2020 tertanggal 29 Mei 2020 tentang pelaksanaan kembalinya santri ke pondok pesantren (ponpes) pada 15 Juni 2020, Pemkab Ponorogo melakukan berbagai persiapan.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menyebut, beberapa persiapan sudah dilakukan oleh pemerintah daerah untuk menyambut ribuan santri yang akan menuntut ilmu di Bumi Reog. Ia memastikan Ponorogo sudah siap.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Dia menambahkan, di Kabupaten Ponorogo terdapat 92 ponpes yang terdaftar resmi di bawah Kementerian Agama (Kemenag) dengan 24.700 santri. Banyaknya santri menjadi fokus pemerintah daerah dan pengurus ponpes agar tidak muncul klaster baru Covid-19.

"Kami harus lebih hati-hati biar tidak muncul klaster baru seperti di Ponpes Temboro Magetan," terangnya.

Bupati Ipong menambahkan, langkah yang sudah dilakukan adalah beberapa kali pertemuan dengan pengurus pesantren. Baik itu dengan Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FLPP) maupun ponpes lainnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Menurutnya, saat ini protokol kesehatan dan new normal ke ponpes sudah disusun oleh tim yang ditunjuk. Salah satu protokol yang harus diikuti yaitu setiap santri wajib menunjukkan surat rapid test dengan hasil nonreaktif.

"Wajib itu hukumnya. Mereka juga kan kalau ke luar kota harus mencari surat rapid test. Terutama bagi mereka yang berasal dari luar Kabupaten Ponorogo," tambah Bupati Ipong.

Untuk santri asal Ponorogo, pemerintah kabupaten juga akan melakukan subsidi biaya. Sehingga orangtua atau wali santri tidak keberatan.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Ke depan, pihaknya akan melakukan peninjauan langsung ke ponpes. Dia juga mengaku cukup terbantu dengan peninjauan yang dilakukan wakil rakyat beberapa waktu lalu.

"Saya sangat terbantu. Memang beberapa ada yang menjadi catatan. Saya apresiasi juga Ponpes Walisongo Ngabar sudah uji coba new normal terlebih dahulu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.