Kamis, 18 Jun 2026 16:31 WIB

Bersembunyi di Hutan, Suami Penganiaya Istri dan Anak Tiri Diringkus

Proses penangkapan suami penganiaya istri dan anak tiri di Mojokerto
Proses penangkapan suami penganiaya istri dan anak tiri di Mojokerto

jatimnow.com - Pelarian Samujiono (43), suami yang tega menganiaya istri dan anak tirinya akhirnya terhenti. Pria asal Dusun Miribanteng, Desa Pulerejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar itu ditangkap Polres Mojokerto.

Dia diburu setelah menganiaya YL, istrinya dan H, anak tirinya yang masih berusia 2 tahun di Dusun Sumber, Desa Kesiman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 22.00 Wib, Sabtu (6/6/2020).

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Kapolres Mojokerto AKBP Feby Hutagalung mengatakan, pelaku keluar dari tempat persembunyiannya selama dua hari setelah menganiaya istri dan anaknya di sebuah vila.

"Pelaku sudah diamankan kemarin di Jalan Raya Tretes sekitar pukul 12.30 Wib. Pelaku bersembunyi di hutan Tretes selama dua hari," ungkap Feby saat dihubungi jatimnow.com, Selasa (9/6/2020).

Baca juga:  Tega! Suami di Mojokerto Tusuk Istri dan Anak Tirinya

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Feby menambahkan, pelaku dan istrinya baru menikah selama empat bulan. Setelah melakukan penganiayaan kepada istri dan anak tirinya, pelaku kabur dengan menggunakan motor Yamaha Mio berwarna merah milik korban.

"Motif KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) itu diduga pelaku cemburu kepada istrinya. Emosi pelaku memuncak lalu menganiaya korban," bebernya.

Untuk mengetahui penyebab pasti motif pelaku, penyidik terus mendalami dengan meminta keterangan dari istri dan anak tirinya. Pelaku memukul dengan palu dan menusuk kepala istrinya. Sedangkan anak tirinya ditusuk. Kedua korban dirawat di RSUD Soekandar Mojosari.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Mantan Kapolres Lamongan menyebut, timnya juga melakukan tindakan trauma healing kepada kedua korban dengan menggandeng instansi terkait.

"Korban belum bisa dimintai keterangan secara maksimal. Kami fokus pemulihan kondisi korban serta melakukan trauma healing kepada korban dengan menggandeng instansi terkait," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.