Senin, 15 Jun 2026 14:43 WIB

Tega! Suami di Mojokerto Tusuk Istri dan Anak Tirinya

Kedua korban dirawat di IGD RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, Mojokerto
Kedua korban dirawat di IGD RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, Mojokerto

jatimnow.com - Seorang suami tega menganiaya istri dan anak tirinya yang masih kecil di depan Vila Bukit Trawas atau Vila Wismilak Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Kekerasan dalam rumah tangga itu dilakukan SM (34) warga asal Dusun Miribanteng, Desa Pulerejo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar terhadap YL, istri dan H, anak tirinya yang masih berusia 2 tahun. Ibu dan anak itu warga Dusun Sumber, Desa Kesiman, Kecamatan Trawas.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Informasi yang didapat, pelaku dan korban merupakan penjaga salah satu vila di daerah tersebut.

"Tadi malam sekitar pukul 10 malam (22.00 Wib) ada kejadian penganiayaan oleh suami kepada istri dan anak tiri. Pelaku dan korban baru menikah sekitar 5 bulan setelah keduanya cerai mati," ujar warga setempat.

Warga ini menyebut bahwa korban YL dan anaknya mengalami luka di bagian kepala dan bagian perut.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Kepala ibunya dipalu dan ditusuk, sedangkan anaknya ditusuk. Kalau pakai apa saya tidak tahu. Kedua korban langsung dibawa ke RSUD Soekandar Mojosari," tambahnya.

Sementara Direktur RSUD Prof dr Soekandar Mojosari dr Djalu Naskutub menyebut bahwa kedua korban masuk ke instalasi gawat darurat (IGD) sejak Sabtu (6/6/2020) malam.

"Kedua korban sudah menjalani operasi dan saat ini berada di ruang pemulihan," jelas dr Djalu.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Rifaldhy Hangga Putra membenarkan penganiayaan itu.

"Benar ada kejadian tersebut dan saat ini masih kami dalami. Mohon waktu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.