Rabu, 10 Jun 2026 08:14 WIB

Selain Mengisolasi Diri, Wakil Risma Juga Diminta Dites Swab

Ketua PDIP Kota Surabaya Adi Sutarwijono (kanan) dan Wakil Wali Kota (Wawali) Whisnu Sakti Buana
Ketua PDIP Kota Surabaya Adi Sutarwijono (kanan) dan Wakil Wali Kota (Wawali) Whisnu Sakti Buana

jatimnow.com - Ketua PDIP Kota Surabaya Adi Sutarwijono alias Awi meminta Wakil Wali Kota (Wawali) Whisnu Sakti Buana (WS) menjalani tes swab, agar diperoleh kepastian terhadap kondisi kesehatannya.

"Saya minta Gugus Tugas Kota Surabaya untuk melakukan tes swab terhadap Mas WS. Sehingga diperoleh kepastian terhadap kondisi yang sebenarnya," jelas Adi Sutarwijono secara tertulis kepada jatimnow.com, Rabu (3/6/2020).

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Baca juga: Wakil Risma Harus Mengisolasi Diri, Mencegah Penularan Covid-19

Mantan wartawan ini mengaku kaget ketika mengetahui Wakil Tri Rismaharini itu menjalani isolasi mandiri usai menjenguk warga di Kedung Turi, Kecamatan Tegalsari.

"Saya terkejut dan prihatin membaca berita Mas Whisnu Sakti Buana mengalami isolasi mandiri," ujarnya.

Selain meminta Whisnu menjalani tes swab, Adi juga meminta Gugus Tugas Covid-19 Kota Surabaya, melakukan tracing untuk pendeteksian sumber penularan.

"Saya harap bisa diputus mata rantai penularan Covid-19. Dan, bisa diberikan treatment yang tepat, sebaik-baiknya," harapnya.

Adi yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya itu mendoakan mantan Ketua PDIP Surabaya dan keluarga segera sehat dan dilindungi Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga: APBD Surabaya Rp12,7 Triliun, Difabel Desak Perda Perlindungan

"Saya berharap Mas Whisnu Sakti bisa melalui situasi ini dengan baik. Semoga Tuhan YME menguatkan, memberikan kesehatan dan melindungi Mas Wawali dan keluarga.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto enggan menanggapi kabar 5 warga Kedung Turi yang dinyatakan positif oleh pihak puskesmas.

Ia menyarankan jatimnow.com mengkonfirmasi ke Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

"Ke Kadinkes ya. Data di Dinkes," jelasnya.

Baca Juga: Cara Politisi Gerindra Surabaya Berbagi Kebahagiaan dengan Ojol Moment Idul Adha

Whisnu Sakti Buana menyatakan mengisolasi mandiri dirinya usai menemui warga Kedung Turi, Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, diduga warga yang ditemui terpapar Covid-19.

Ceritanya, Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya yang akrab disapa WS ini mendapat kabar pemulangan 15 warga yang tengah menjalani karantina di sebuah hotel kawasan Gubeng Surabaya, Sabtu pekan lalu.

Tidak hanya itu, molornya informasi hasil tes swab yang disampaikan kepada warga turut berdampak terhadap Whisnu Sakti Buana, Wakil Tri Rismaharini.

Politisi PDIP ini menjadi 'korban'. WS, saat ini harus menjalani karantina mandiri karena berstatus orang dalam pemantauan (ODP), setelah mengunjungi warga Kedung Turi yang diantaranya terpapar Covid-19.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.