Senin, 15 Jun 2026 21:55 WIB

Sederet Agenda di Banyuwangi Sambut Bulan Bung Karno

Bupati Anas saat bertemu puluhan pengasuh pesantren di kantor Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi
Bupati Anas saat bertemu puluhan pengasuh pesantren di kantor Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi

jatimnow.com - Jelang Bulan Bung Karno 1 Juni, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas membagikan paket buku tentang Presiden Soekarno ke berbagai lembaga pendidikan umum, keagamaan serta komunitas.

Lomba video blog (vlog) tentang Pancasila untuk kaum muda juga digelar.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

"Juni adalah bulan penting dalam sejarah. Bung Karno berpidato rumusan dasar negara pada 1 Juni 1945 di Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan. Lalu Presiden Jokowi pada 1 Juni 2016 meneken Keppres penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila," ujar Bupati Anas saat bertemu puluhan pengasuh pesantren di kantor Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi, Minggu (31/5/2020).

Acara dengan protokol kesehatan itu dihadiri Rais Syuriah PCNU Banyuwangi KH Zainullah Marwan, Wakil Rais Syuriah KH Abdul Ghofar dan Ketua PCNU KH Ali Makki Zaini. Hadir pula KH. Ali Hasan Kafrawi, KH Husaini Hafiz, KH Ruchin Abi Hidayat, KH Achmad Siddiq dan lainnya.

Dalam kesempatan itu juga diputar video penemuan makam perawi hadits Imam Bukhari di Uzbekistan, atas jasa Soekarno. Imam Bukhari tersohor dengan Kitab 'Shahih Al-Bukhari'.

Bupati Anas menambahkan, Bung Karno lahir pada Juni, tepatnya 6 Juni 1901 di Surabaya, saat fajar menyingsing. Sejak kecil ibunda Bung Karno sudah yakin buah hatinya kelak menjadi pemimpin besar. Bulan Juni juga menandai wafatnya Bung Karno pada 21 Juni 1970, yang membuat negeri berduka.

"Saat ini, Juni sebagai Bulan Bung Karno harus dimaknai untuk membumikan Pancasila, yang digali Bung Karno dari kearifan rakyat Indonesia, ke dalam tindakan gotong-royong menghadapi Covid-19," terangnya.

Untuk memperkuat literasi tentang Bung Karno, Bupati Anas membagikan paket buku.

Baca Juga: Belasan Pelajar di Tulungagung Tumbang Saat Mengikuti Upacara

"Buku-buku ini memperkaya pengetahuan masyarakat tentang Bung Karno dan yang terpenting, agar pemikiran Bung Karno dipahami, dipraktikkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan publik," papar Bupati Anas.

Sejumlah buku yang akan dibagikan antara lain "Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat" (biografi oleh Cindy Adams); "Bung Karno, Islam dan Pancasila" (Ahmad Basarah); "Ensiklopedia Keislaman Bung Karno" (Rahmat Sahid) dan "Bung Karno Sang Arsitek" (Yuke Ardhiati).

Ada pula "Dunia Dalam Genggaman Bung Karno" (Sigit Aris Prasetyo) dan "Sukarno dan NU: Titik Temu Nasionalisme" (Zainal Abidin Amir).

"Buku-buku ini multiperspektif, mulai ideologi, keagamaan, diplomasi hingga arsitektur. Tapi masing-masing lembaga tidak seragam menerimanya, karena sebagian stok buku sangat terbatas," tambahnya.

Baca Juga: 5 Pesan Rektor UIN KHAS Jember dalam Upacara Hari Lahir Pancasila

"Setelah ke pesantren, paket buku tentang Bapak Bangsa tersebut juga dikirim ke teman-teman di lembaga Hindu, Katolik, Kristen, Buddha, Konghucu serta Penghayat Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa," sambung Bupati Anas.

Dia menambahkan, lomba vlog tentang Bung Karno juga digelar untuk kaum muda Banyuwangi dengan tema seputar Pancasila dan intisarinya, yaitu gotong royong.

"Spirit gotong royong sebagai intisari Pancasila perlu disebarluaskan ke anak-anak muda, untuk memperkuat modal sosial masyarakat. Lomba diumumkan waktu dekat ini," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.