Rabu, 17 Jun 2026 01:06 WIB

Pesan Kiai Mansyur ke Kader NU: Mojokerto Harus Jadi Pusat Peradaban

Pertemuan antara KH Mansyur dengan Gugus Joko Waskito
Pertemuan antara KH Mansyur dengan Gugus Joko Waskito

jatimnow.com - Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Umum Asy-ariyah di daerah Jolotundo Mojokerto, KH Mansyur menerima Gugus Joko Waskito yang akrab dipanggil Cak Gugus.

Kedatangan Cak Gugus, kader muda NU yang namanya di sebut-sebut sebagai calon bupati (bacabup)/ calon wakil bupati (cawabup) dalam Pilkada Mojokerto 2020 disambut hangat oleh Mbah Mansyur.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Cukup lama perbincangan antara Cak Gugus dan Mbah Mansyur di sisi timur masjid. Dalam obrolan itu sesekali diiringi gelak tawa dan saling berbisik diantara keduanya yang menunjukkan kedekatan lebih dari seorang santri kepada gurunya.

Lebih dari 2 jam setelah melakukan pertemuan, Cak Gugus menyampaikan bahwa pertemuan ini tidak ada maksud apapun kecuali untuk sowan.

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

Cak Gugus juga tidak menampik dalam pertemuan tersebut, Mbah Mansur menyinggung soal Pilkada Mojokerto 2020.

Ketika di tanya apa ada pesan khusus dari Mbah Mansyur kepada Cak Gugus?

Pria asal Mojosari yang saat ini menjabat Pengurus Pusat Jam'iyyah Qurro' Wal Huffadz (JQH) NU ini mengatakan ada beberapa hal yang disampaikan.

Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

"Pesan khusus Mbah Kiai biar saya saja yang tahu dan bisa istiqomah dan amanah menjalankan pesan tersebut," katanya dalam siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (31/5/2020).

"Tapi secara umum keinginan besar Mbah Mansur menginginkan Mojokerto sebagai pusat peradaban di Indonesia adalah hal yang luar biasa. Ini salah satunya yang membuat saya bersama kawan-kawan sesama kader NU semangat untuk mewujudkan gagasan besar tersebut," imbuhnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.