Minggu, 14 Jun 2026 14:54 WIB

Istri Terjerat Kasus Hukum, Suami Tewas Diduga Bunuh Diri

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 31 Mei 2020 14:15 WIB
Polisi melakukan identifikasi dan olah TKP
Polisi melakukan identifikasi dan olah TKP

jatimnow.com - Imam Mustofa (46) diduga mengakhiri hidupnya dengan menenggak cairan hidrogen piroxid atau pemutih sapu lidi, setelah istrinya terjerat kasus hukum yang ditangani Ditreskrimum Polda Jatim.

"Kejadiannya dinihari sekitar pukul 00.00 Wib. Kejadian orang diduga bunuh diri di salah satu perumahan di Kelurahan Beduri, Kecamatan Ponorogo," kata Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Iptu Edy Diciptakan, Minggu (31/5/2020).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Edy menambahkan, sebelumnya penyidik dari Polda Jatim datang ke rumah korban pada 28 Mei 2020. Penyidik kemudian memasang tanda bahwa rumah itu telah disita karena kasus penggelapan yang dilakukan istri korban bernama Boyami (46).

Menurutnya, dari keterangan istri dan anak korban, awalnya korban meminta maaf lantaran tidak dapat membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi istrinya.

"Istri menjawab tidak apa-apa dan meminta agar suaminya (korban) bersabar. Kemudian korban masuk ke bagian samping rumah atau tempat salat. Saat itu pukul 23.00 Wib," terang Edy.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Sekitar pukul 00.00 Wib, korban dengan setengah berlari mendorong pintu ruang tamu saat istrinya tiduran. Saat itulah mulut korban mengeluarkan cairan busa putih.

"Istrinya mencoba menolong dan menyuruh anaknya agar meminta bantuan tetangga untuk membawa korban ke rumah sakit," tambahnya.

Saat sampai di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa itu kemudian dilaporkan oleh ketua RT setempat ke Mapolres Ponorogo.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Edy menyebut, dari hasil identifikasi dan olah TKP, ditemukan botol berisi cairan untuk memutihkan sapu lidi. Saat ditolong oleh istri dan anaknya, korban mengeluarkan muntahan dengan aroma cairan pemutih tersebut. Cairan itu terasa panas pada tangan dan meninggalkan noda putih.

"Keluarga korban sudah menerima kejadian itu sehingga tidak menghendaki proses autopsi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.